Berita

megawati soekarnoputri dan joko widodo/net

Politik

Charles Honoris: Petugas Partai Itu Diberi Tugas Wujudkan Trisakti Bung Karno

SENIN, 13 APRIL 2015 | 09:43 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Istilah 'Petugas Partai' yang disematkan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri kepada Presiden Joko Widodo, merupakan istilah yang diberikan kepada kader pengemban tugas khusus dari partai secara organisatoris.

Begitu dijelaskan politisi PDIP Charles Honoris dalam pesan singkat yang diterima redaksi (Senin, 13/4).

"Ini sebenarnya nggak perlu banyak diributkan. Petugas partai itu seseorang yang diberikan penugasan khusus oleh partai secara organisatoris. Ada yang ditugaskan di eksekutif, legislatif atau di struktural partai," jabarnya.


Dijelaskan Charles bahwa petugas partai ditugaskan atas dasar cita-cita garis perjuangan ideologi partai. Artinya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) diberi tugas oleh partai untuk mewujudkan Trisakti Bung Karno sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan.

"PDI Perjuangan itu partai berideologi jelas. Presiden Jokowi merupakan kader partai. Semua kader partai harus taat pada konstitusi partai dan garis perjuangan partai," jelasnya.

Presiden, masih lanjut Charles, seharusnya bisa mengimplementasikan ideologi dan cita-cita partai dalam menentukan kebijakan dan memerintah.

"Yang mungkin harus ditegaskan kembali Presiden sebagai petugas partai terikat oleh ideologi dan cita-cita partai bukan kepentingan elit partai. Saya yakin semua sepakat soal itu," tandasnya.[wid]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya