Berita

PUAN MAHARANI/NET

Politik

Wajar Masuk Pengurus, Puan Sudah Berjuang dari Bawah

SABTU, 11 APRIL 2015 | 20:30 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Puan Maharani yang merupakan putri Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, masuk dalam struktur kepengurusan DPP PDIP periode 2015 hingga 2020. Puan menjabat sebagai Ketua Bidang Politik dan Keamanan nonaktif. Puan langsung dinonaktifkan karena menjabat sebagai Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.

"Karena nonaktif jadi tidak bertentangan (dengan kebijakan Presiden), justru karena ini disesuaikan. Tapi, saya rasa yang mau dikejar oleh Ibu Mega adalah jangan menghilangkan kaitan organis antara Puan Maharani dengan partai," kata politikus PDIP Hamid Basyaib usai diskusi 'PDIP Melihat Indonesia?' di Menteng, Jakarta (Sabtu, 11/4).

Hamid menyatakan, Puan sudah lama berjuang di partai. Puan bisa mencapai posisinya saat ini bukan karena dirinya anak Megawati.


"Ibu Puan itu 20 tahun lebih berjuang dari dalam partai, dari bawah, dari urusin makanan saat peristiwa 27 Juli 1996," ujarnya.

Hamid menambahkan, pada saat masuk ke PDIP, Puan tidak langsung mendapatkan posisi strategis, misalnya wakil ketua umum atau sekretaris jenderal. Puan, sambung dia, melewati tahapan-tahapan kaderisasi.

"Jadi saya rasa dia (Puan) melewati tahap-tahap kaderisasi partai politik yang wajar dan lumrah," tandas Hamid seperti dikutip JPNN. [ian]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya