Berita

Rajasapta Ervian/net

Olahraga

Rajasapta Ervian: Atlet DKI Harus Lolos ke PON Jabar

RABU, 08 APRIL 2015 | 20:09 WIB | LAPORAN:

Ketua KONI DKI Jakarta, Rajasapta Ervian melakukan kunjungan melihat persiapan atlet DKI Jakarta menghadapi PON Jawa Barat 2016.

Dalam kunjungan ke Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta, hari ini (Rabu, 8/4), putra pengusaha Osman Sapta Odang yang akrab dipanggil Eyi tersebut memberikan motivasi kepada atlet yang menjalani latihan persiapan menghadapi Pra PON Agustus mendatang.

"Semua atlet yang tergabung dalam Pelatda PON harus meningkatkan kualitasnya sehingga bisa lolos ke PON Jawa Barat 2016. Kalau di PON Riau 2012, Tim Anggar DKI Jakarta hanya mendapat satu emas, tetapi di PON Jabar 2016 harus bisa lebih. Kalau perlu 6 dari 12 emas yang diperbutkan," kata Eyi yang didampingi Wakil Ketua KONI DKI Jakarta, Icuk Sugiarto.


Alasan Eyi menuntut prestasi lebih baik di PON Jabar 2016, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah menyiapkan fasilitas dan anggaran lebih besar dari daerah lain.

"Tak ada alasan kita untuk tidak bisa meraih prestasi lebih baik. Anggaran yang disediakan jauh lebih besar dari daerah lain. Begitu juga peralatan yang lebih modern," jelasnya.

Ketika disinggung mengenai tertundanya rencana program uji coba dan pemusatan latihan di Korea Selatan, bulan lalu karena belum turunnya bantuan dana dari APBD, Eyi menyebut, pihaknya akan mengecek berapa jumlah dana yang tersisa.

"Saya lihat dulu hasil laporan keuangan akhir minggu ini. Kalau memang mencukupi, kita akan berikan dana yang dibutuhkan untuk uji coba dan pemusatan latihan di Korsel," tegasnya.

Selain mengunjungi atlet voli pasir, anggar, sofbal dan basbol, Eyi juga melihat persiapan atlet selam DKI Jakarta di Kolam Renang GBK.[wid]


Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya