Berita

Olahraga

Perbasi Target Minimal Lolos ke Final SEA Games

SENIN, 06 APRIL 2015 | 20:16 WIB | LAPORAN:

Pengurus Besar Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (PB Perbasi) menargetkan meraih medali di SEA Games 2015 Singapura. Mereka tidak ingin kegagalan di SEA Games 2013 Myanmar terulang kembali.

"Target jelas ada di SEA Games nanti minimal Indonesia lolos ke final," ujar Syailendra S Bakrie Sub Bidang Timnas Basket saat pengumuman susunan pengurus periode 2015-2019 di Jakarta, Senin (6/4).
 
Dia menyadari peta kekuatan di Asia Tenggara masih didominasi oleh timnas dari negara Filipina. "Saat ini basket masih didominasi oleh Filipina, Filipina masih superior di cabang basket," jelasnya.


PB Perbasi sendiri saat ini sedang mempersiapkan tim basket putra dan putri, rencananya dari 24 pemain akan diciutkan menjadi 12 pemain.

Terkait kegagalan timnas meraih medali di Myanmar, Syailendra menjelaskan, saat ini Perbasi memang sedang membangun fondasi tim. Nah, untuk di Singapura nanti, dia yakin skuad timnas sudah siap bertarung untuk memenuhi target yang diberikan.

Dalam kesempatan tersebut, Perbasi pimpinan Danny Kosasih juga membeberkan sejumlah rencana kerja dalam 100 hari ke depan. Salah satunya adalah mengirim tim nasional putra ke kejuaraan SEABA di Singapura, 27 April hingga 1 Mei mendatang. Selain itu, kepengurusan Perbasi yang baru memastikan persiapan akhir hingga jelang keberangkatan Timnas putra dan putri ke SEA Games 2015, 5-17 Juni 2015.

"Sejumlah program ini merupakan warisan dari kepengurusan sebelumnya," tutur Danny.

Terkait Rapat Kerja Nasional (Rakernas), Danny belum bisa memastikan kapan akan menggelarnya. Yang pasti, Rakernas segera dilaksanakan setelah kepengurusan ini dilantik oleh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).

"Kami segera menyurati KONI untuk segera melakukan pelantikan. Sehari setelah dilantik, kami bisa saja langsung melakukan Rakernas," ungkap Danny.[wid]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Trump Singkirkan Opsi Senjata Nuklir di Perang Iran

Jumat, 24 April 2026 | 16:14

Pengamat Bongkar Motif Ekonomi di Balik Serangan Trump ke Iran

Jumat, 24 April 2026 | 15:44

BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Kembali ke Jemaah

Jumat, 24 April 2026 | 15:38

40 Kloter Berangkat di Hari Keempat Operasional Haji, Satu Jemaah Wafat

Jumat, 24 April 2026 | 15:31

AHY Pastikan Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja-Solo Berjalan Optimal

Jumat, 24 April 2026 | 15:24

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

Jumat, 24 April 2026 | 15:13

Iran Bebaskan Tarif Hormuz untuk Rusia dan Sejumlah Negara

Jumat, 24 April 2026 | 14:46

KPK Periksa Saksi Terkait Rp8,4 Miliar yang Disebut Khalid Basalamah

Jumat, 24 April 2026 | 14:43

Anak Buah Zulhas Sangkal KPK: Jabatan Ketum Tak Bisa Diintervensi

Jumat, 24 April 2026 | 14:17

Dorong Kartini Melek Digital, bank bjb Genjot UMKM Naik Kelas

Jumat, 24 April 2026 | 14:16

Selengkapnya