Berita

Mohammad Ahsan dan Hendra Setiawan

Olahraga

Ahsan/Hendra Siap Capek Hadapi Unggulan Pertama

Di Final Malaysia Terbuka 2015
MINGGU, 05 APRIL 2015 | 09:09 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Pasangan ganda putra Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan menjadi satu-satunya wakil Indonesia di final Malaysia Terbuka 2015.

Pada partai puncak yang dige­lar hari ini, Ahsan/Hendra akan akan menghadapai unggulan pertama Lee Yong dae/Yoo Yeon Seong yang mengalahkan duet Taiwan, Lee Sheng Mu/ Tsai Chia Hsin dengan 21-15, 20-22, 22-20.

Ahsan/Hendra lolos ke final setelah mengalahkan unggulan dua asal Denmark, Mathias Boe/ Carsten Mogensen dengan 21-16, 18-21 dan 21-16.


Pertemuan Ahsan/Hendra kontra Lee/Yoo adalah yang kedelapan. Sejauh ini rekor pertemuan keduanya hingga saat ini adalah 5-2 untuk keunggulan Lee/Yoo.

Terakhir kali, pertemuan Ahsan/Hendra kontra Lee/Yoo terjadi di Asian Games 2014 lalu. Saat itu, duet dari Negeri Gingseng itu takluk dengan rubber game 21-16, 16-21, 21-17.

Menghadapi pertandingannya di final besok, Ahsan/Hendra mengaku hanya ingin fokus. "Buat besok kami mau main siap capek aja, tetap fokus," kata Ahsan/Hendra menjadi wakil tunggal Indonesia, setelah pasan­gan ganda campuran, Tontowi Ahmad/Liliyana dikalahkan gan­da Tiongkok, Zhang Nan/Zhao Yunlei di semifinal, kemarin.

Dalam pertandingan yang berlangsung selama hampir satu jam di Stadion Bukit Jalil itu, pasangan yang akrab disapa Owi/Butet itu menyerah rubber game 19-21, 21-14, dan 11-21.

Dengan hasil ini, Tiongkok menghasilkan all Chinese final di nomor ganda campuran. Zhang Nan/Zhao Yunlei akan mengh­adapi unggulan ketiga, Xu Chen/ Ma Jin, yang lolos ke final dengan menang tanpa tanding mengh­adapi ganda Tiongkok lainnya, Liu Cheng/Bao Yixin. ***

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya