Berita

yuni poerwanti/net

Olahraga

Pemuda ASEAN Terlengkap di Konferensi Pemuda Asia Afrika

MINGGU, 05 APRIL 2015 | 07:38 WIB | LAPORAN:

Sebanyak 43 negara dipastikan akan ambil bagian dalam Konferensi Pemuda Asia Afrika (New Asia Afrika Youth Conference Plus 2015) 20-22 April. Ajang ini bertepatan dengan Konferensi Asia Afrika (KAA) di Bandung sehari kemudian.

Begitu dikemukakan salah seorang panitia penyelenggara Tan Taufik Lubis di Jakarta. "Dari 43 negara, perwakilan pemuda dari Asia Tenggara paling lengkap. Sementara negara-negara dari Asia lainnya dan dari Afrika hingga kini baru 21 negara," kata Tan.

Tan Taufik yang juga menjabat sebagai Presiden Organisasi Konferensi Islam Pemuda Indonesia itu, menyatakan, penambahan kata "Plus" dalam Konferensi Pemuda Asia Afrika itu karena mereka juga mengundang peserta lain di luar Asia dan Afrika.


"Pada kesempatan ini, kami juga mengundang perwakilan pemuda-pemuda dari luar Asia dan Afrika. Mereka berasal dari Eropa, Amerika dan Australia," katanya.

Dalam konferensi tersebut, akan digelar seminar dan diskusi yang mengangkat masalah terkini di dunia, termasuk pergelaran budaya dari seluruh peserta. "Jadi bukan hanya budaya nasional yang akan ditampilkan. Akan tetapi seluruh peserta juga diberikan kesempatan untuk memperkenalkan budaya mereka," kata Tan.

Konferensi Pemuda Asia Afrika Plus tersebut akan digelar di kampus UIN Sunan Gunung Djati, Bandung, Hotel Savoy Homann dan Gedung Merdeka.

Pada kesempatan yang sama, Deputi I Kemenpora Bidang Pemberdayaan Pemuda, Dr. Yuni Poerwanti, M.Pd menjelaskan bahwa Kemenpora sebagai wakil pemerintah yang menaungi kaum muda Indonesia mempunyai kewajiban dan tanggung jawab sesuai diamanatkan oleh UU 40/2009 tentang Kepemudaan, turut terlibat dalam pelayanan kepemudaan.

"Melalui acara ini, setidaknya Kemenpora telah memfasilitasi penyiapan pemuda kader pada tataran nasional dan global termasuk kawasan Asia-Afrika," ujar Yuni.[wid]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Trump Singkirkan Opsi Senjata Nuklir di Perang Iran

Jumat, 24 April 2026 | 16:14

Pengamat Bongkar Motif Ekonomi di Balik Serangan Trump ke Iran

Jumat, 24 April 2026 | 15:44

BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Kembali ke Jemaah

Jumat, 24 April 2026 | 15:38

40 Kloter Berangkat di Hari Keempat Operasional Haji, Satu Jemaah Wafat

Jumat, 24 April 2026 | 15:31

AHY Pastikan Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja-Solo Berjalan Optimal

Jumat, 24 April 2026 | 15:24

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

Jumat, 24 April 2026 | 15:13

Iran Bebaskan Tarif Hormuz untuk Rusia dan Sejumlah Negara

Jumat, 24 April 2026 | 14:46

KPK Periksa Saksi Terkait Rp8,4 Miliar yang Disebut Khalid Basalamah

Jumat, 24 April 2026 | 14:43

Anak Buah Zulhas Sangkal KPK: Jabatan Ketum Tak Bisa Diintervensi

Jumat, 24 April 2026 | 14:17

Dorong Kartini Melek Digital, bank bjb Genjot UMKM Naik Kelas

Jumat, 24 April 2026 | 14:16

Selengkapnya