Berita

Sloane Stephens

Olahraga

Halep Tantang Serena di Semifinal

Miami Terbuka 2015
MINGGU, 05 APRIL 2015 | 05:00 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Sloane Stephens terpaksa menyingkir dari Miami Terbuka 2015 setelah dipecundangi petenis Rumania Simona Halep dua set langsung 6-1, 7-5, di Crandon Park Tennis Center, Key Biscayne.

Kemenangan itu menjadikan­nya lawan petenis nomer wahid Serena Williams di semifinal.

Halep awalnya terlihat akan menang mudah. Dia unggul 6-1, 3-0 dalam waktu sekitar 40 menit. Stephens yang tak menyerah begitu saja mampu memangkas ketert­inggalannya dan bahkan berbalik memimpin 5-4 di set kedua.


Tapi, Halep tak membiarkan Stephens merebut set ini. Petenis nomor tiga dunia itu berhasil memenangi tiga game berikutnya untuk menyudahi permainan.

"Dia kemudian bangkit dan mengubah taktik, bermain sedikit lebih lambat, dan saya agak kehilangan ritme. Tapi, saya sangat senang karena akhirnya bisa memenangi pertandingan ini dalam dua set," ujar Halep dikutip WTA.

Lawan yang akan dihadapi Halep di semifinal adalah Serena. Serena lebih dulu lolos setelah menang atas Sabine Lisicki.

Halep telah lima kali bertemu Serena dan cuma sekali menang. Satu-satunya kemenangan Halep didapat di babak penyisihan WTA Finals pada tahun lalu. Saat itu, dia menang telak atas Serena dengan skor 6-0, 6-2.

"Saya harus yakin saya bisa mengalahkannya lagi. Saya pokoknya harus turun ke lapangan dan yakin saya punya peluang."

Sementara, Serena butuh 2 jam dan 1 menit untuk bisa men­gatasi perlawanan alot Lisicki. Dengan hasil tersebut Serena mencatatkan kemenangan ke- 700 dalam WTA Tour.

Serena saat ini tercatat sebagai petenis tunggal putri tersukses di ajang ini dengan tujuh titel, selain juga paling sering masuk final sembilan kali. Sebuah jumlah terbanyak untuk seorang petenis mencapai final Miami Open.

Keberhasilannya menjuarai ajang itu tahun lalu, untuk kali kedua beruntun, sekaligus mem­buatnya menjadi petenis tunggal putri tertua yang berhasil men­jadi kampiun pada usia 32 tahun dan 184 hari.

Jika Serena kembali bisa juara lagi tahun ini maka ia bukan cuma akan menjuarainya selama tiga tahun berturut-turut, melainkan juga menyamai rekor sebelumnya ketika membuat ‘hat-trick’ pada 2002, 2003, dan 2004. ***

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya