Berita

Anthony Ray Hinton /bbc

Dunia

30 Tahun Dipenjara dan Hampir Dihukum Mati, Laki-laki Ini Terbukti Tidak Bersalah

SABTU, 04 APRIL 2015 | 12:47 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Kebenaran akan datang. Cepat atau lambat. Seseorang yang menjalani hukuman untuk kejahatan yang tidak dia dilakukan, tentu berharap kebenaran datang secepat cahaya.

Anthony Ray Hinton (58) menunggu hukuman mati hampir 30 tahun lamanya. Pria dari Alabama ini dinyatakan terbukti membunuh dua manajer restoran pada 1985 lalu.

Tahun lalu, Hinton mendapatkan kesempatan untuk membuktikan dirinya tidak bersalah. Hasil uji balistik dari peluru yang ditemukan di lokasi pembunuhan tidak memiliki kaitan dengan pistol yang disita dari rumah Hinton.


Mengapa Hinton bisa berada di balik jeruji sebegitu lama?

Bryan Stevenson yang kini mendampingi Hinton mengatakan, pria itu tidak mendapatkan proses pendampingan hukum yang pantas selama ini.

Ketika keluar dari LP Jefferson di Birmingham, Hinton disambut anggota keluarganya.

Mereka seharusnya menguji pistol itu,” ujar Hinton. Bila itu dilakukan sejak dulu, maka Hinton mengatakan dirinya tidak perlu menunggu eksekusi mati selama 30 tahun di dalam penjara.

Peluru yang ditemukan di lokasi pembunuhan satu-satunya bukti yang dikaitkan dengan Hinton.

Setiap hari, setiap bulan, setiap tahun yang diambil darinya, itu berarti mereka (pemerintah) mengambil sesuatu yang tidak bisa mereka kembalikan,” ujar sang pengacara. [dem]

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

UPDATE

Realisasi Pendapatan Perparkiran di Jakarta Memble

Senin, 10 Agustus 2026 | 04:21

Keluarga Sutrimo Tak Lagi Pasrah soal Penyebab Kematian Karumga Febrie

Senin, 10 Agustus 2026 | 04:18

Rp4,1 Triliun BOS Madrasah dan BOP RA Tahap II segera Cair

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:36

Penjarahan dan Keruntuhan Kota Roma, 410 M

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:16

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

Pancasila Dasar Negara Kita

Senin, 10 Agustus 2026 | 02:43

Rudy Tanoe Bantah Mangkir Panggilan KPK

Senin, 10 Agustus 2026 | 02:16

Waspada Banjir Rob Rendam Kawasan Pesisir Jateng

Senin, 10 Agustus 2026 | 02:00

Dibuka Sayembara Rp100 Juta untuk Ijazah SMA Gibran

Senin, 10 Agustus 2026 | 01:28

Zikir Kebangsaan di Istiqlal

Senin, 10 Agustus 2026 | 01:08

Selengkapnya