Berita

Dimana Pemimpin Polisario, Apakah Dia Sakit atau Ditangkap Dinas Intelijen

SABTU, 04 APRIL 2015 | 07:52 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Keberadaan Mohamed Abdelaziz sedang dipertanyakan. Pemimpin kelompok Polisario yang mengklaim sebagai pemilik Sahara Barat itu sudah sejak 17 Februari lalu dikabarkan menghilang.

Menurut Sahara-Question.Com, Abdelaziz menghilang sejak mediator PBB untuk Sahara Barat, Christopher Ross, meninggalkan Aljazair pertengahan bulan lalu.

Rumors yang berkembang selama ini menyebutkan Abdelaziz mengalami gangguan kesehatan berupa kanker paruparu dalam stadium lanjutan. Namun demikian, kelompok anti-Polisario di kamp Tindouf di Aljazair mengatakan bahwa Abdelaziz dipaksa mundur oleh Dinas Intelijen Aljazair setelah bertemu dengan Ross.


Abdelaziz dan beberapa pentolan Polisario mengunjungi ibukota Aljazair untuk bertemu Ross tanpa meminta persetujuan terlebih dahulu dari pemerintah Aljazair.

Informasi yang diperoleh Sahara-Guestion.Com menyebutkan bahwa delegasi Polisario yang bertemu dengan Ross dipanggil menghadap Perdana Menteri Aljazair Abdelmalek Sellal dan Menlu Aljazair Ramtane Lamamra.

Pemerintah Aljazair khawatir, Polisario menerima usul PBB agar konflik Sahara Barat segera diakhiri dengan damai, dan menerima proposal otonomi khusus yang berkali-kali disampaikan Maroko dalam pembicaraan damai di PBB.

Polisario atau Front Pembebasan Saguia el Hamra dan Rio de Oro, dua daerah yang kini lebih dikenal sebagai Sahara Barat, adalah kelompok pemberontak bersenjata yang dibentuk pada Mei 1973 di kamp Tindouf di Aljazair.

Awalnya, kelompok ini bahu membahu bersama pasukan Maroko mengusir Spanyol yang menguasai Sahara Barat sejak Perjanjian Fez 1912 ditandatangani. Setelah Spanyol terpaksa angkat kaki dari Sahara Barat, Aljazair dan Blok Timur yang menguasai wilayah strategis itu menggunakan Polisario untuk melawan Maroko. [dem]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

UPDATE

Adab di Atas Selebrasi

Selasa, 16 Juni 2026 | 04:12

Belgia vs Mesir Berbagi Skor 1-1

Selasa, 16 Juni 2026 | 04:10

Pidato Bernuansa Sindiran Berpotensi Memicu Reaksi Balik Publik

Selasa, 16 Juni 2026 | 03:39

Membongkar Skandal #SellIndonesia, Hebatnya Rupiah Menguat

Selasa, 16 Juni 2026 | 03:19

Edura School Jawab Tantangan Guru di Era Digital

Selasa, 16 Juni 2026 | 03:03

SEI Bongkar Dampak Kebijakan Batu Bara Bahlil: Pasokan Tersendat, Listrik Alami Gangguan!

Selasa, 16 Juni 2026 | 02:37

Mahfud MD: UU Polri Abaikan Komisi Reformasi

Selasa, 16 Juni 2026 | 02:24

ART Indonesia Disiksa Mirip Samsak Tinju di Malaysia

Selasa, 16 Juni 2026 | 02:01

Kerja Prabowo Sudah Bagus, tapi Jangan Pidato Meledek Lagi

Selasa, 16 Juni 2026 | 01:29

Sambut 1 Muharam Setop Saling Fitnah dan Provokasi

Selasa, 16 Juni 2026 | 01:25

Selengkapnya