Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) mengadakan acara penghargaan bagi atlet berprestasi 2014. Penghargaan antara lain diberikan kepada atlet pencak silat putri Wewey Wita.
Wewey yang merupakan pesilat nomor wahid dunia mengaku bangga atas penghargaan yang diterimanya. Wewey menegaskan penghargaan tersebut menjadi pemicu untuk terus berprestasi di pentas olahraga nasional maupun internasional.
"Saya berterimakasih atas penghargaan yang diberikan KONI ini," kata dara berusia 23 asal Ciamis, Jawa Barat itu di sela acara pemberian penghargaan di Jakarta Convention Center, Jakarta Pusat, Senin malam (30/3).
Wewey mengatakan segudang prestasi yang diraihnya selama ini tak luput dari dukungan keluarga dan pengurus Ikatan Pencak Silat Indonesia yang dipimpin Prabowo Subianto.
"Saya berterimakasih kepada keluarga dan saya juga mengucapkan terimakasih kepada bapak Prabowo Subianto sebagai ketua pengurus pencak silat. Penghargaan ini membuat saya terus berprestasi di event-event lainnya dan mengangkat bendera Indonesia setinggi-tingginya," ungkap Wewey dalam kata sabutannya mewakili atelit berprestasi lainnya.
Selain Wewey ada pula atelit berperstasi dari cabang olah raga lain Aqsa Sultan Aswar dari cabang olahraga Jetski, Hengki Lasut dan Eddy Manoppo dari Bridge. Disamping memberikan penghargaan kepada atlet berpestasi, KONI juga memberikan penghargaan bagi para veteran atlet dan pembina cabang olah raga.
Untuk atlet veteran, penghargaan diberikan kepada mantan pebulutangkis Rudy Hartono dan petinju Elias Pical. Sementara untuk pembina olahraga berprestasi KONI memberikannya kepada Ketua Umum Persatuan Pencaksilat Seluruh Indonesi, Prabowo Subianto dan Ketua Umum Pengurus Besar Wushu,Supandi Kusuma.
"Penghargaan ini untuk semua atlet pencak silat Indonesia," ujar Prabowo di sela acara.
Berikut atlet terbaik 2014 yang mendapat penghargaan dari KONI; Wewey Wita dari cabang pencak silat, Ida Ayu Putuchandra dari cabang pencak silat, Ni Kadek Ratna Dewi dari cabang pencak silat, Luh Putu Eka Pratiwi dari cabang pencak silat, Awaludin Nur dari cabang pencak silat, Aqsa Sultan Aswar dari cabang jetski, Hengki Lasut dan Eddy Manoppo dari cabang bridge.
[dem]