Juara dunia empat kali Sebastian Vettel menjadi kamÂpiun di GP Malaysia. Pebalap Ferrari itu finis di depan dua driver Mercedes, Lewis Hamilton dan Nico Rosberg.
Kemenangan Vettel ini tak lepas dari strategi jitu dua pitstop, berbeda dengan yang digunakan Hamilton dan Rosberg, yang diterapkan Ferrari untuk menempuh 56 lap dalam waktu satu jam 41 menit 05,793 detik.
Dengan taktik itu, Vettel yang memulai balapan dari urutan kedua mampu unggul delapan detik dari pesaing beratnya Lewis Hamilton saat memasuki finish.
Vettel pun mengungkapkan kebahagiaannya menjadi kamÂpiun. Apalagi, kemenangannya kali ini mengulang memori manisnya menaklukkan Sepang pada 2010, 2011, dan 2013.
"Sudah agak lama sejak saya terakhir berada di puncak. Ini kemenangan pertama saya bersama Ferrari, dan saya keÂhabisan kata-kata. Saya sangat bahagia, ini adalah pencapaian besar dan kami memiliki mobil yang tangguh," kata Vettel sepÂerti dilansir
ESPN, kemarin.
Kemenangan Vettel ini juga sekaligus membuktikan bahwa perkiraan Red Bull, bekas timÂnya (Mercedes) akan meraih kemenangan mutlak di seluruh balapan musim ini, hanyalah 'omong kosong'. Setidaknya hingga race kedua. Dengan deÂmikian, Vettel menjadi pebalap yang sukses mengantarkan kemenangan pertama Ferrari sejak GP Spanyol 2013. Dia juga menjadi pembalap non-Mercedes pertama yang bisa berdiri paling tinggi di podium sejak GP Belgia 2014.
Dan perlu diketahui, di sela-sela keberhasilan Vettel kali ini, terselip kisah tentang rekor baru dari pebalap Scuderia Toro Rosso Max Verstappen yang menjadi pebalap termuda F1 yang mampu mendulang poin.
Pada usianya yang baru 17 tahun, keberadaan pebalap asal Belanda itu di lintasan F1 musim ini sudah menuai kontroversi. Verstappen dinilai masih terlalu muda dan belum berpengalaman untuk tampil di ajang primer tersebut.
Setelah gagal finis di Australia, dia kini berhasil finis ketujuh di Malaysia setelah juga tampil cukup oke dengan melakukan sejumlah aksi overÂtake. Verstappen melakukan hal itu tepat di usianya yang baru beranjak 17 tahun 180 hari. Alhasil, dia lantas memaÂtahkan rekor yang sebelumnya dibuat Daniil Kvyat pada usia 19 tahun dan 324 hari di GP Australia 2014 lalu.
"Aku benar-benar menikmatÂinya! Aku amat gembira bisa mengukir poin pertamaku di F1 dan apalagi aku finis di posisi tujuh! Aku pikir kami sudah tampil oke sebagai sebuah tim. Lap-lap awal sedikit tidak muÂdah buatku karena aku kesulitan dengan ban Medium, jadi kami cepat-cepat mengganti ke ban Keras dan itu berfungsi sempurÂna, mobilnya terasa enak," kata Verstappen. ***