Berita

Anis Byarwati/net

Politik

JELANG PEMIRA MS PKS

Kader Perempuan Berpeluang Jadi Anggota Majelis Syura

JUMAT, 27 MARET 2015 | 21:18 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Peran kader perempuan PKS dalam  Pemilihan Raya (Pemira) anggota Majelis Syura (MS) PKS 2015-2020 tidak dapat diabaikan. Kuantitas maupun kualitas kader perempuan PKS meningkat cukup signifikan untuk berkontribusi menjalankan program-program kepartaian.   

"PKS ini diangkat oleh dua gerbong, yaitu perempuan dan laki-laki. Baik anggota laki-laki maupun perempuan saling bekerja sama menjalankan program-program partai. Seperti pemilu, semua warga negara berpartisipasi. Begitu pula di PKS, seluruh anggota, termasuk semua kader perempuan juga dapat memilih," kata Ketua Bidang Perempuan (Bidpuan) DPP PKS, Anis Byarwati di Kantor DPP PKS, MD Building, Jakarta, Kamis (26/3).

"Adapun untuk partisipasi sebagai calon MS, tentu ada kriteria tertentu. Namun, sama seperti yang lain, kader perempuan PKS juga memiliki banyak peluang untuk maju sebagai calon anggota MS," sambung dia.


Anis menjelaskan mekanisme Pemira Anggota MS PKS berdasarkan kuota. Jumlah setiap kuota proporsional sesuai kader yang terdapat di daerah. Apabila daerah padat kader, maka peluang perempuan PKS yang diajukan sebagai calon di institusi tertinggi di PKS ini juga terbuka lebih lebar dibandingkan daerah sedikit kader.

"Harus diingat pula, calon anggota MS ada kriteria yang harus dipenuhi. Seperti menjadi Anggota Ahli lebih dari 7 tahun, yang ini sudah terseleksi sejak awal. Selain itu juga dilihat kompetensinya. Perempuan siapa saja bisa terpilih asalkan memenuhi persyaratan calon anggota MS. Apabila kader perempuan banyak yang memenuhi syarat, maka akan banyak pula yang terpilih mewakili daerahnya. Begitu pula sebaliknya, jadi ya proporsional saja," papar Anis.

Anis, seperti tertulis dalam keterangan pers yang sebar Humas DPP PKS, berharap dalam Pemira Anggota MS 2015-2020, seluruh kader perempuan PKS dapat memanfaatkan hak pilihnya dengan baik. Meskipun calon anggota MS diyakini sebagai kader-kader berkualitas, namun pemilih harus dapat melihat dengan mata jeli dan hati yang jernih. Karena hasil Pemira menentukan roda kepemimpinan partai lima tahun mendatang.

"Saya berharap bagi semua kader perempuan yang akan memilih nanti, perhatikan calon-calon di daerah pemilihan masing-masing. Siapapun yang akan dipilih adalah kader-kader pilihan kita. Tapi tetaplah memilih dengan pengetahuan, perhatikan potensi, utamakan akhlak, sehingga kita memilih orang yang tepat. Apabila di antara calon terdapat kader perempuan, maka pertimbangkanlah siapa yang berpeluang memberi kontribusi terbaik kepada partai," pesan Anis.

Pemira anggota MS PKS Masa Khidmah 2015-2020 (1436-1441 H) merupakan suatu mekanisme pemilihan anggota lembaga tertinggi dalam struktur PKS. MS bertugas merumuskan, mengubah, dan menetapkan AD-ART, platform, maupun kebijakan-kebijakan strategis partai lainnya. Pemira MS PKS akan dilaksanakan serentak di 34 provinsi seluruh Indonesia pada Ahad, 29 Maret 2015.[dem]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

UPDATE

Adab di Atas Selebrasi

Selasa, 16 Juni 2026 | 04:12

Belgia vs Mesir Berbagi Skor 1-1

Selasa, 16 Juni 2026 | 04:10

Pidato Bernuansa Sindiran Berpotensi Memicu Reaksi Balik Publik

Selasa, 16 Juni 2026 | 03:39

Membongkar Skandal #SellIndonesia, Hebatnya Rupiah Menguat

Selasa, 16 Juni 2026 | 03:19

Edura School Jawab Tantangan Guru di Era Digital

Selasa, 16 Juni 2026 | 03:03

SEI Bongkar Dampak Kebijakan Batu Bara Bahlil: Pasokan Tersendat, Listrik Alami Gangguan!

Selasa, 16 Juni 2026 | 02:37

Mahfud MD: UU Polri Abaikan Komisi Reformasi

Selasa, 16 Juni 2026 | 02:24

ART Indonesia Disiksa Mirip Samsak Tinju di Malaysia

Selasa, 16 Juni 2026 | 02:01

Kerja Prabowo Sudah Bagus, tapi Jangan Pidato Meledek Lagi

Selasa, 16 Juni 2026 | 01:29

Sambut 1 Muharam Setop Saling Fitnah dan Provokasi

Selasa, 16 Juni 2026 | 01:25

Selengkapnya