Berita

Valentino Rossi

Olahraga

Doctor Mau Binasakan Ambisi Marquez

Jelang Moto GP Qatar
KAMIS, 26 MARET 2015 | 10:01 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo bakal menjegal rival abadinya Marc Marquez pada balapan MotoGP musim ini. Rossi memiliki misi untuk meraih gelar ke 10 nya pada 205.

Sementara Lorenzo ingin men­gulangi kejayaan ketiga kalinya setelah menang pada tahun 2010 dan 2012. Pada ajang perdana 2015 di Qatar akhir pekan nanti duo Movistar Yamaha itu bakal menunjukkan keseriusannya un­tuk menghentikan petualangan joki Repsol Honda itu.

Target Rossi dan Lorenzo adalah mencegah Marquez menyentuh hattrick mahkota juara di musim ini. Setelah tahun sebelumnya Marquez bisa juara dua kali bertutut di musim ini mereka seakan tak mau kecolongan lagi.


"Sekarang adalah momen yang tepat untuk memulai bala­pan, kami sudah termotivasi," jelas Rossi di Speed Week.

Tahun lalu, rider berjuluk The Doctor itu finis di bela­kang Marc Marquez dengan selisih 67 poin. Selain itu, ia sukses menjadi juara di seri San Marino dan Australia, serta enam kali menjadi runner-up di belakang The Baby Alien.

Meskipun tidak lagi muda, Rossi tetap penantang serius di MotoGP tahun ini. Sejak 1996, ia sudah sembilan kali mendapatkan gelar di seluruh kelas (125cc, 250cc, 500cc, dan MotoGP). Kini Rossi mengincar gelar yang kesepuluh. Untuk mencapai target itu otomatis Marquez harus dibi­nasakan dulu dari sirkuit.

"Ya, saya memikirkan pe­luang mendapatkan itu gelar kesepuluh," ujar pembalap asal Italia itu.

Sementara Lorenzo berambi­si memutus rantai keberhasilan Marquez dengan tampil kom­petitif di musim ini. Sehingga merebut kemenangan pembuka merupakan sesuatu yang pent­ing untuk direalisasikan.

"Di Qatar YZR-M1 biasanya lebih baik. Tapi kami juga selalu mengalami kesulitan terutama menemukan set-up yang ideal. The real game akan dimulai dan kami bakal berjuang keras merebut kemenangan pertama di sana," sahut Lorenzo.

Balapan pembuka sendiri bakal berlangsung di Qatar pada 26-29 Maret 2015. ***

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya