Berita

ribka tjiptaning/net

KONGRES PDIP

Korban Kudatuli dan Loyalis Sejati, Ribka Tjiptaning Pantas Dampingi Megawati

KAMIS, 26 MARET 2015 | 11:41 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Menjelang Kongres PDI Perjuangan awal April mendatang, bursa posisi Sekretaris Jenderal semakin hangat. Politisi senior PDIP lain yang dinilai pantas mendampingi Megawati Soekarnoputri adalah Ribka jiptaning Proletariyati yang dikenal sebagai loyalis sejati Megawati yang berjuang bersama Mega sejak masa-masa sulit di masa Orde Baru.

Sebagai mantan aktivis Gerakan Pemuda Marhaenis (GPM), pemikiran dan cita-cita Trisakti yang dikumandangkan Bung Karno bukan sesuatu yang asing bagi Ribka Tjiptaning.

Dukungan untuk Ribka tidak hanya datang dari kalangan internal PDIP, melainkan juga dari kalangan di luar. Ketua Umum Partai Pelopor Eko Surjo Santjojo, misalnya, menilai bahwa Ribka adalah tokoh PDIP yang paling tepat untuk menduduki kursi Sekjen PDIP.


"Mbak Ning adalah loyalis keluarga Mbak Mega dan Bang Taufiq. Dia membantu Mbak Mega sejak masa-masa sulit saat Mbak Mega dalam tekanan Orde Baru. Dia ini kader lama, bukan kader kos-kosan," kata Eko yang bersama-sama dengan Ribka pernah aktif di GPM.

Ribka merupakan salah seorang korban kerusahan 27 Juli 1996 atau Kudatuli, ketika Kantor DPP PDI kala itu diserang oleh kelompok pro Orde Baru. Bersama korban lain, Ribka mendekam di dalam penjara untuk beberapa waktu lamanya.

Menurut Eko, Ribka juga punya pengalaman di Parlemen tidak perlu diragukan, mengingat dia pernah memimpin komisi di DPR RI selama dua periode. Ribka juga telah membuktikan dirinya memiliki komitmen dan keberpihakan kepada rakyat kecil.

"Salah satu perjuangannya adalah menciptakan rumah sakit yang benar-benar bisa diakses masyarakat kelas bawah," kata dia lagi.

Eko juga menegaskan sebagai representasi kekuatan akar rumput PDIP, Ribka juga dapat berperan sebagai komunikator ulung di lapangan.

"Selama ini ada kesan, PDIP kekurangan komunikator yang bisa menjembatani gagasan kerakyatan partai dengan lingkungan politik nasional yang lebih dinamis. Melihat pengalamannya, saya yakin Mbak Ning akan menjadi komunikator yang baik bagi PDIP," demikian Eko. [dem]

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

UPDATE

Realisasi Pendapatan Perparkiran di Jakarta Memble

Senin, 10 Agustus 2026 | 04:21

Keluarga Sutrimo Tak Lagi Pasrah soal Penyebab Kematian Karumga Febrie

Senin, 10 Agustus 2026 | 04:18

Rp4,1 Triliun BOS Madrasah dan BOP RA Tahap II segera Cair

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:36

Penjarahan dan Keruntuhan Kota Roma, 410 M

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:16

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

Pancasila Dasar Negara Kita

Senin, 10 Agustus 2026 | 02:43

Rudy Tanoe Bantah Mangkir Panggilan KPK

Senin, 10 Agustus 2026 | 02:16

Waspada Banjir Rob Rendam Kawasan Pesisir Jateng

Senin, 10 Agustus 2026 | 02:00

Dibuka Sayembara Rp100 Juta untuk Ijazah SMA Gibran

Senin, 10 Agustus 2026 | 01:28

Zikir Kebangsaan di Istiqlal

Senin, 10 Agustus 2026 | 01:08

Selengkapnya