Rio Haryanto semakin dekat dengan mimpinya untuk menjadi pembalap pertama Indonesia di ajang balap Formula 1 (F1).
Namun untuk mencapai balapan mobil paling bergengsi sejagat raya itu, Rio harus berjuang terlebih dahulu di ajang GP2 series musim 2015 bersama tim Campos Racing. Untuk itu, pembalap yang mengawali karirnya di gokart ini berambisi untuk bisa konsisten berada di jajaran 10 besar di tiap serinya agar peluang untuk bisa menembus F1 dapat terwujud.
"Kami juga mempertimbangkan tim lain. Namun, setelah berdiskusi dengan manajemen, akhirnya memilih Campos Racing. Saya merasa nyaman di tim ini. Orang-orangnya juga sangat positif. Saya juga sudah mengenal beberapa anggota tim yang dulu ada di Addax," kata pembalap asal Solo, Jwa Tengah itu dalam keterangan persnya di Jakarta.
Campos Racing merupakan tim juara di awal era GP2. Mereka kemudian mundur karena ingin membentuk tim F1 dan tim tersebut diakusisi Addax Barwa. Setelah tiga tahun absen, akhirnya tim asal Spanyol ini memutuskan kembali pada 2014.
Rio pun yakin mampu meraih hasil terbaik dalam ajang GP2 tahun ini. Targetnya enam podium dari 11 seri balapan mengingat performa mobil yang diracik oleh timnya lebih mumpuni.
"Hasil di tes pramusim di Abu Dhabi cukup positif karena saya bisa berada pada posisi 6 pembalap teratas dan 8 pembalap teratas dari tiga sesi tes pra-musim. Selain itu, kami juga melakukan banyak eksperimen untuk menemukan setelan mobil terbaik dan kami sudah mendapatkan beberapa setelan untuk sejumlah sirkuit," ucapnya.
Adanya sejumlah regulasi baru di GP2 musim ini, seperti penggunaan DRS (Drag Reduction System) di mobil balap, seperti yang telah diadopsi F1, menurut Rio menjadi tantangan tersendiri bagi dirinya' "kami masih terus beradaptasi dengan regulasi baru itu, tapi pemakaian DRS sudah pernah saya rasakan saat mencoba mobil F1 bersama Marussia dan Caterham musim lalu".
Manajer Rio, Piers Hunnisett menambahkan, bila Rio bisa terus meraih poin di setiap serinya, bukan tidak mungkin pembalap asal Jawa Tengah itu akan dilirik oleh tim F1 musim depan. Hunnisett mengaku optimis, Rio akan menuai prestasi musim ini mengingat hasil yang cukup bagus pada saat uji coba.
Gelaran GP series tahun ini terdiri dari 22 balapan yang tersebar di 11 negara. Bahrain menjadi seri pembuka yang dijadwalkan pada 17-19 April 2015, dan Abu Dhabi menjadi seri penutup pada 27-29 November 2015.
Sudah 26 pembapal yang meniti karir di GP2 yang berhasil menembus F1, termasuk juara dunia F1 2014 dan 2008 Lewis Hamilton yang menjadi juara dunia 2006. GP2 series pertama kali digelar pada tahun 2005 ini berada setingkat di bawah F1.
[wid]