Berita

Olahraga

Noor Aman: Seharusnya Surat KONI Pusat untuk BOPI

SENIN, 23 MARET 2015 | 10:33 WIB | LAPORAN:

Heboh surat rekomendasi KONI Pusat untuk penyelenggaraan kompetisi ISL 2015 ditanggapi pimpinan Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) dengan santai. BOPI mengaku tidak terpengaruh oleh isu itu dan tetap fokus menjalankan proses verifikasi klub-klub peserta kompetisi ISL 2015.

"Sampai sekarang soal keaslian suratnya saja belum jelas. Ketua Umum KONI Pusat secara tersirat kepada saya mengakui surat itu asli. Tapi dalam surat itu kan yang tertera nama sekjennya dan kepada pers bilang tidak pernah menandatangani surat itu," kata Ketua Umum BOPI Mayjen (Pur.) Noor Aman dalam keterangannya di Jakarta.

Menurut Noor Aman, tidak ada soal sebetulnya jika PSSI benar-benar menyurati KONI Pusat meminta dukungan berupa rekmendasi. "Tapi KONI Pusat harus mengalamatkan surat rekomendasinya itu kepada BOPI, bukan ke pihak kepolisian," ia menandaskan. "Urusan olahraga profesional jelas wilayahnya BOPI, bukan KONI."


Diingatkan oleh Noor Aman, meskipun ada rekomendasi KONI Pusat, kepolisian tetap akan meminta rekomendasi BOPI.

"Kepolisian tidak akan gegabah. Sudah ada kesepahaman antara pihak kepolisian, Kemenpora, dan BOPI tentang mekanisme penerbitan izin keramaian ini," katanya lagi.

Mengenai rekomendasi BOPI sendiri, Noor Aman memastikan bahwa pada 28 Maret nanti pihaknya akan membuat keputusan setelah proses verifikasi dokumen dan faktual rampung.

"Kami sudah sampaikan kepada PT Liga Indonesia bahwa keputusannya seminggu sebelum kick-off tanggal 4 April. Dan akan kami tepati," ia mengungkapkan. "Tapi kami tidak bisa memastikan bahwa seluruh 18 klub itu akan kami rekomendasikan untuk ikut kompetisi ISL 2015. Lihat saja nanti hasil verifikasinya karena masih berjalan."[wid]


Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya