Berita

Menko Maritim Menyambut Baik Pengembangan Pelabuhan di Kawasan Timur

JUMAT, 20 MARET 2015 | 08:51 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Terwujudnya tol laut dicirikan dengan kehadiran pelabuhan-pelabuhan besar, seperti di kawasan timur Indonesia. Oleh sebab itu, PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) IV segera mengembangkan pelabuhan-pelabuhan utama di wilayah tersebut. Seperti Pelabuhan Makassar, Fak Fak, Ternate, Bitung, Ambon, Biak, Nunukan, Sorong, Jayapura dan Kendari.

Demikian pemaparan dan laporan Direktur Utama PT Pelindo IV Mulyono, ketika menerima kunjungan kerja Menko Kemaritiman Indroyono Soesilo di Pelabuhan Makassar, Kamis sore (19/3).

Mulyono menyatakan pembangunan dan revitalisasi pelabuhan-pelabuhan di wilayah kerja Pelindo IV sudah dimulai pada tahun ini dan diharapkan sudah mulai bisa beroperasi pada 2018 yang akan datang.


Mulyono menjelaskan pembangunan Pelabuhan Makasssar, difokuskan pada penambahan panjang demarga yang akan ditingkatkan dari 850 meter menjadi 1120 meter, Pelabuhan Bitung dari 591 meter menjadi 786 meter, Pelabuhan Kendari dari 270 meter menjadi 570 meter, Pelabuhan Sorong dari 174 m menjadi 425 m, Pelabuhan Jayapura dari 314 meter menjadi 414 meter dan panjang dermaga Pelabuhan Ambon dari 633 meter menjadi 690 meter.

"Diharapkan, dengan penambahan fasilitas tadi maka arus barang antar pulau, khususnya ke kawasan timur, menjadi semakin lancar." ungkapnya.

Menko Kemaritiman Indroyono Soesilo menyambut baik program peningkatkan pelabuhan-pelabuhan di PT Pelindo IV ini, dan khusus untuk pembangunan The Makassar New Port, ia meminta ada penambahan luas kawasan industri di sekitar pelabuhan.

"Dengan demikian, kawasan Pelabuhan Makassar bisa mencakup Pelabuhan Penumpang, Pelabuhan Peti Kemas, kawasan industri, pelabuhan perikanan rakyat di Paotere dan Galangan Kapal PT. IKI, yang kesemuanya menjadi terintegrasi," demikian Indroyono. [rus]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

UPDATE

Konflik Agraria di Program Lumbung Pangan

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:59

Riset Advokasi Harus Perjuangkan Kebutuhan Masyarakat

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:36

Hati-hati! Pelemahan Rupiah Juga Bisa Hantam Warga Desa

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:19

Kebangkitan Diplomasi Korporat di Balik Pertemuan Trump-Xi

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:59

Pemkot Semarang Gercep Tangani Banjir Tugu-Ngaliyan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:33

TNI AD Pastikan Penanganan Insiden Panhead Cafe Berjalan Transparan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:12

Mantan Pimpinan KPK Sebut Vonis Banding Luhur Ngawur

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:50

Jokowi-PSI Babak Belur Usai Serang JK Pakai Isu Agama

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:25

Pemkot Semarang Pastikan Penanganan Permanen di Jalan Citarum

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:10

Celios: Prabowo Kayaknya Perlu Dibriefing Ekonomi 101

Minggu, 17 Mei 2026 | 00:54

Selengkapnya