Berita

Dian Triansyah Djani

HUBUNGAN LUAR NEGERI

Karena Motto Pak Jokowi: Kerja, Kerja, Kerja…

KAMIS, 19 MARET 2015 | 22:26 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Kedutaan Republik Indonesia di luar negeri sekarang tidak lagi bekerja sendiri-sendiri. Paradigma lama dimana seorang Duta Besar hanya menunggu bola dalam melaksanakan tugas mulai berubah.

Demikian disampaikan Dirjen Eropa Amerika, Kementerian Luar Negeri RI, Dian Triansyah Djani. Kesimpulan ini didapatkannya usai mengunjungi kantor perwakilan RI di Berlin, Jerman dan Den Haag, Belanda.

Dalam kunjungan itu Dian Triansyah Djani bertugas mengadakan perundingan bilateral dengan kedua negara tersebut.

Namun karena moto kabinet Presiden Joko Widodo adalah kerja, "kerja, dan kerja," Dirjen Dian Triansyah Djani menyempatkan diri untuk bertemu dengan pengusaha dari beberapa negara seperti Belanda, Jerman, Polandia, Jepang, dan Perancis yang diadakan di Berlin (Rabu, 18/3).

Pengusaha Jepang, Polandia dan Jerman didampingi oleh Dubes RI untuk Jerman Fauzi Bowo dan Dubes RI untuk Polandia Peter F. Gontha yang datang ke Berlin bersama beberapa Staff KBRI lainnya seperti Fungsi Politik/Penerangan dan Fungsi Ekonomi, bersama beberapa pengusaha utama dari Polandia.

Pertemuan tersebut dilakukan di Berlin, Jerman dan menurut Dirjen Djani Triansyah Djani, selama kariernya di Kementerian Luar Negeri baru pertama kali beliau mengalami bahwa seorang Dubes yang diakreditasikan di negara lain bertemu bersama dengan Dubes tuan rumah dan pengusaha dari negara lain yang bukan dari negara akreditasinya.

"Tapi Dubes kita di Polandia, Pak Peter F. Gontha, tentunya berani datang kesini karena Pak Dubes Fauzi Bowo telah memberi persetujuan," katanya sambil tersenyum.

"Ini namanya effensiensi dan kerja, kerja dan kerja yang telah dicanangkan oleh Presiden Jokowi dan tentunya diinstruksikan oleh Menteri Luar Negeri Kita, Ibu Retno Marsudi kepada seluruh jajaran Kementerian Luar Negeri dan kepala perwakilan RI beserta staf di luar negeri," sambungnya.

Pertemuan, kata dia, berlangsung sampai dini hari, sekitar pukul 01.00 waktu setempat dan diharapkan membawa hasil dalam waktu yang tidak terlalu lama. [dem]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

UPDATE

Fakta Sidang Blueray Cargo: Kode BC1 Mengarah ke Djaka Budi Utama

Senin, 15 Juni 2026 | 18:15

Anak Buah Bahlil Irit Bicara Usai 7 Jam Diperiksa KPK

Senin, 15 Juni 2026 | 18:08

KPU Patok Anggaran Rp4,6 Triliun di Tahapan Awal Pemilu 2029

Senin, 15 Juni 2026 | 17:59

IHSG-Rupiah Menguat Sore Ini Usai AS-Iran Sepakat Damai

Senin, 15 Juni 2026 | 17:47

Demo Mahasiswa Ucapkan Selamat Atas Kegagalan Prabowo-Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 17:46

Wapres Gibran Terima Perwakilan Mahasiswa di Tengah Unjuk Rasa

Senin, 15 Juni 2026 | 17:23

Sifra Kejar Cita-cita di Sekolah Rakyat Demi Bantu Orang Tua Disabilitas

Senin, 15 Juni 2026 | 17:19

Demi Kepercayaan Masyarakat, Mahasiswa UBK Desak MBG Dihentikan

Senin, 15 Juni 2026 | 17:06

Komisi II DPR: KPU dan Bawaslu akan Tetap Eksis di 2027

Senin, 15 Juni 2026 | 16:47

DPR Minta Kejagung Tingkatkan Anggaran Perkara untuk Kejati dan Kejari

Senin, 15 Juni 2026 | 16:47

Selengkapnya