Berita

Politik

Mana yang Lebih Penting, ISIS atau Kesejahteraan Rakyat?

KAMIS, 19 MARET 2015 | 11:54 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Meski dunia saat ini tengah gencar memerangi ISIS, Indonesia harus tetap tenang dan tidak gegabah menghadapi isu WNI yang direkrut bergabung dengan ISIS.

Begitu kata Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah saat ditemui di gedung DPR, Senayan, Jakarta (Kamis, 19/3).

"Kalau kita harus waspada, ya waspada tapi jangan berbulan-bulan mengkhawatirkan ini, seperti tidak ada hal lain yang lebih penting yang harus kita selesaikan," ujarnya.


ISIS, lanjutnya, merupakan produk industri dunia Internasional. Jadi jika sampai isu ini membuat pemerintah kerepotan, maka Indonesia akan terbelenggu dan tidak bisa menyelesaikan masalah sendiri yang lebih prioritas.

Kata Fahri, jalan terbaik menghadapi isu ISIS adalah dengan cara membangun ketahanan nasional. Ini mengingat ISIS didirikan karena ketidakpercayaan sekelompok warga Suriah terhadap pemerintah dalam membangun ekonomi dan keamanan.

Sementara itu, ditegaskan Fahri bahwa saat ini Indonesia memiliki segudang agenda prioritas seperti mengentaskan kemiskinan dan membangun ekonomi nasional yang kuat. Menurutnya, kebutuhan dasar masyarakat merupakan bom waktu yang nyata andai tidak diprioritaskan pelaksanaannya.

"Mana yang lebih penting, itu (ISIS) yang kita ributkan, atau kita menyelesaikan masalah kesejahteraan rakyat?" tandas wasekjen DPP PKS itu.[wid]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Disinggung Kenaikan LPG Nonsubsidi, Bahlil Malah Berkelit soal LPG 3 Kg

Senin, 20 April 2026 | 22:11

KPK Serahkan Rampasan Puput Tantriana Rp3,52 Miliar ke Lemhannas

Senin, 20 April 2026 | 22:06

DPR Cuma Butuh Sehari Rampungkan 409 Daftar Masalah RUU PPRT

Senin, 20 April 2026 | 22:01

Berikut 12 Poin Strategis RUU PPRT yang Dibahas Baleg DPR

Senin, 20 April 2026 | 21:54

Dipimpin Dasco, RUU PPRT Segera Dibawa ke Paripurna

Senin, 20 April 2026 | 21:52

Pemkot Tangerang Jaga Transparansi Lewat Penyerahan LKPD Unaudited 2025

Senin, 20 April 2026 | 21:34

Menkes Sebut Penanganan Campak Tidak Perlu Lockdown, Ini Penjelasannya

Senin, 20 April 2026 | 21:14

Kunjungi IKN, Ketua MPR: Proses Pembangunan Begitu Cepat

Senin, 20 April 2026 | 21:05

IPB Hanya Skorsing 16 Mahasiswa Pelaku Kekerasan Seksual

Senin, 20 April 2026 | 20:41

Bisnis Tambang Sarat Risiko, Asuransi Diminta Perkuat Kompetensi

Senin, 20 April 2026 | 20:39

Selengkapnya