Berita

ilustrasi

Pertahanan

Saleh Daulay: Media Massa Salah Identikkan ISIS dengan Islam

RABU, 18 MARET 2015 | 13:41 WIB | LAPORAN:

Ketua Komisi VIII DPR RI, Saleh Daulay, keberatan dengan pemberitaan massa tentang keberadaan kelompok radikal Negara Islam atau ISIS di Indonesia, Masalahnya, menurut dia, beberapa media mengidentikkan ISIS di Indonesia dengan umat Islam.

"Ada beberapa media yang mengilustrasikan bahwa gerakan ISIS itu identik dengan Islam. Padahal, ISIS murni gerakan politik yang menggunakan terminologi dan simbol Islam dalam memperluas kekuasaan dan jaringannya," ujar Saleh dalam keterangannya kepada wartawan, Rabu (18/3).

Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini mengaku menerima banyak masukan dari masyarakat yang menyampaikan keberatannya atas pemberitaan yang mengidentikkan ISIS dengan Islam.


"Karena itu, mereka minta agar ilustrasi pemberitaan tentang ISIS tidak dikaitkan dengan Islam dan umat Islam Indonesia. Keberatan itu sangat beralasan, mengingat mayoritas umat Islam Indonesia menolak ISIS," tambah mantan Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah ini.

Lebih lanjut Saleh meminta agar media massa lebih arif dalam pemberitaan isu ISIS, agar tidak menimbulkan konflik.

"Semua pihak tentu membutuhkan media. Namun kearifan para pengelola media juga penting agar tidak menimbulkan keresahan di masyarakat. Karena itu, pemberitaan tentang ISIS perlu didudukkan dalam konteks politik, bukan agama," jelas Saleh. [ald]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya