Berita

poempida hidayatullah/net

Presiden Diminta Batalkan Niatan untuk Orbitkan 10 Pengusaha Muda

RABU, 18 MARET 2015 | 09:15 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Presiden Jokowi serius mendukung penciptaan pengusaha-pengusaha baru dan tangguh nasional. Jokowi pun menyatakan siap mendukung dan mempersiapkan sedikitnya 10 pengusaha muda agar dapat menjadi pengusaha tangguh dan siap bersaing di pentas nasional.

Demikian disampaikan Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi), Bahlil Lahadalia, usai pertemuan dengan Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Selasa kemarin (17/3).

Menanggapi rencana tersebut, Ketua Umum Organisasi Kesejahteraan Rakyat (Orkestra), Poempida Hidayatulloh menilai, niat Presiden Jokowi akan orbitkan 10 pengusaha muda seyogianya segera dibatalkan.


"Karena ini jelas tidak sesuai dengan semangat yang termaktub dalam konstitusi RI, yaitu mencapai keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia," katanya di Jakarta, Rabu (18/3).

Poempida mengingatkan, janji seorang Jokowi saat masih menjadi calon presiden (capres), bahwa seorang Jokowi akan hanya patuh kepada konstitusi.

Mengorbitkan hanya 10 pengusaha, menurut Poempida bukan saja mengandung nuansa ketidakadilan, tapi sangat berbau KKN. Ditegaskan Poempida, pemerintah secara adil dan merata harus menciptakan suatu iklim usaha yang baik, sehingga siapa pun yang berusaha dalam kondisi yang kondusif akan menunjang tubuh kembangnya semua sektor usaha dan memacu pertumbuhan ekonomi.

Menurut Poempida, yang dibutuhkan setiap pengusaha, apalagi pengusaha muda alias pemula adalah; kepastian peraturan dan kebijakan pemerintah; kepastian dan penegakan hukum; kemudahan dan tersedianya akses pada permodalan; nilai tukar rupiah yang kompetitif dan stabil; dan suku bunga rendah yang terjangkau bagi semua tingkatan pengusaha.

"Jika pemerintah dapat menciptakan kondisi di atas, maka tidak hanya 10 pengusaha saja, tapi akan lebih banyak lagi pengusaha tangguh yang terorbitkan. Pengusaha tangguh tercipta bukan karena fasilitas tapi karena kerja keras dan keuletannya dalam berusaha," tukas politisi Golkar ini. [rus]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

UPDATE

Konflik Agraria di Program Lumbung Pangan

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:59

Riset Advokasi Harus Perjuangkan Kebutuhan Masyarakat

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:36

Hati-hati! Pelemahan Rupiah Juga Bisa Hantam Warga Desa

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:19

Kebangkitan Diplomasi Korporat di Balik Pertemuan Trump-Xi

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:59

Pemkot Semarang Gercep Tangani Banjir Tugu-Ngaliyan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:33

TNI AD Pastikan Penanganan Insiden Panhead Cafe Berjalan Transparan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:12

Mantan Pimpinan KPK Sebut Vonis Banding Luhur Ngawur

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:50

Jokowi-PSI Babak Belur Usai Serang JK Pakai Isu Agama

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:25

Pemkot Semarang Pastikan Penanganan Permanen di Jalan Citarum

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:10

Celios: Prabowo Kayaknya Perlu Dibriefing Ekonomi 101

Minggu, 17 Mei 2026 | 00:54

Selengkapnya