Berita

joko widodo/net

Politik

Komitmen Jokowi Memberantas Korupsi Semakin Diragukan

RABU, 18 MARET 2015 | 06:54 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Presiden Jokowi diminta bersikap tegas dalam menangani kasus korupsi yang merebak hampir ke semua sendi pemerintahan, seperti melibatkan eksekutif, legislatif dan penegak hukum.

Bendahara Umum Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII), Ahmad Riduan Hasibuan, mengatakan, semangat Nawacita yang didengung-dengungkan Jokowi menemui benturan yang sangat kuat, dan seakan menjadi isapan jempol. Hal ini diperparah dengan wacana pemberian remisi kepada koruptor.

Menurutnya, wacana pemberian remisi akan menjadi kabar bahagia bagi para koruptor. Bahkan beberapa partai politik melalui fraksinya menyampaikan persetujuannya dengan dalih bahwa pelaku korupsi juga harus dihargai hak kewarganegaraannya.


"Pada persoalan remisi ini kelihatannya tidak ada KIH dan KMP, semuanya satu suara," sindir mahasiswa Pascasarjana Universitas Negeri Jakarta ini.

Pasca perseteruan KPK dan Polri, lanjut Riduan, pemberantasan korupsi semakin lemah. Semua persoalan yang ada di KPK dilimpahkan ke Kejaksaan Agung. Bahkan beberapa hari yang lalu oknum pimpinan hakim MA diketahui makan malam dengan pengacara tersangka kasus korupsi yang dianggap melangkar kode etik.

"Melihat persoalan ini saya meragukan komitmen Jokowi dalam menuntaskan pemberantasan korupsi. Jokowi seolah-olah menutup mata melihat kegaduhan yang terjadi dan lebih memilih melakukan langkah-langkah dan kebijakan politis," tukas dia sambil meminta wacana remisi untuk koruptor segera dibatalkan. [rus]

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Brimob Polda Metro Jaya Bubarkan Balap Liar di Pulogadung

Minggu, 17 Mei 2026 | 14:17

Istana Ungkap Cadangan Beras di Bulog Tembus 5,3 Juta Ton

Minggu, 17 Mei 2026 | 14:04

Kasasi Bisa Perjelas Vonis Banding Luhur Ditambah Beban Uang Pengganti

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:45

Putusan MK soal IKN Dianggap Beri Kepastian Hukum

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:39

“Suamiku Lukaku” Angkat Luka Perempuan Korban KDRT

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:14

Prabowo Minta Pindad Rancang Mobil Presiden Khusus untuk Sapa Rakyat

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:14

Penyederhanaan Sistem Partai Tak Harus dengan Threshold Tinggi

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:10

Nasabah PNM Denpasar Sukses Ubah Sampah Pantai jadi Cuan

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:59

Hukum yang Layu: Saat Keadilan Kehilangan Hati Nurani

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:43

Andrianto Andri: Tokoh Sumatera Harus Jadi Cawapres 2029

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:11

Selengkapnya