Berita

Olahraga

FOMMI Sabuk Championships bakal Digelar 8 Seri

SENIN, 16 MARET 2015 | 10:54 WIB | LAPORAN:

Gelaran Kejuaraan Federasi Olahraga Mixed Martial Arts Indonesia (FOMMI) Sabuk Championships seri I pada 15 Maret lalu cukup memuaskan Ketua FOMMI Nurseto Budi Santoso. Pihaknya akan terus mencoba menggairahkan MMI dengan menggelarnya sebanyak delapan seri tahun ini.

Secara umum Nurseto kagum dengan antusiasme publik yang memenuhi GOR Bulungan Jakarta Selatan. Terbukti 75 persen kursi terisi penonton.

"Bahkan ada yang menanyakan, mengapa publikasinya baru gencar beberapa hari terakhir. Kalau sejak awal disosialisasikan, saya yakin penonton akan membludak," kata Nurseto.


Pada seri pertama dipertandingkan enam partai nasional dan satu partai internasional. Partai nasional yaitu Marton Tampubolon melawan Ngabdi (kelas 66-70 kg), Paulus Lumihi melawan Abrou (61-65 kg), Anton Setiawan melawan Ali Barokah (kelas 71-75kg), Ardhi Lumihi melawan Suryanto (56-60 kg), Alfad Michele melawan Bayu Hartono (76-80 kg) dan Gusfi Ranu melawan Vincent Majid (76-80kg).

Pada partai puncak yang merupakan laga internasional, tampil Luke Adams dari Amerika Serikat yang menang TKO ronde kedua atas Kazushi Sugiyama asal Jepang di nomor yong mundo kelas bebas 90 kg ke atas. Tak ketinggalan pula atraksi enam fighter yang memperagakan yong mundo.

Setelah ajang ini akan digelar seri kedua di Semarang Mei mendatang. Direncanakan Bandung dan Surabaya serta kota lain di Jawa akan jadi tuan rumah di seri-seri berikutnya.

Menurut Nurseto setelah delapan seri, diharapkan akan terbentuk peringkat nasional di masing-masing kelas. Peringkat terbaik masing-masing kelas akan mendapat kesempatan untuk berlaga di kejuaraan MMA atau Ultimate Fighting Championship (UFC) tingkat ASEAN, kemudian ke kejuaraan Asia Pasifik.

"Jadi delapan seri ini dimaksudkan untuk menambah jam terbang dan pengalaman para fighter. Dengan demikian mereka mampu mengimbangi fighter-fighter asing bila berlaga di tingkat internasional," kata Nurseto.[wid]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya