Berita

puti guntur soekarnoputri/net

Puti Diyakini Bisa Garap Pemilih Pemula

SENIN, 16 MARET 2015 | 03:59 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) bisa mepertahankan kemenangan Pemilu 2014 di Pemilu 2019 nanti, dengan menempatkan kader-kader terbaiknya di pucuk pimpinan. Diperlukan menampilkan kader yang visioner, bersih, berideologis, dan muda sehingga dapat meraup suara para pemilih pemula.

Pemilih pemula rata-rata berusia 17 tahun sampai 24 tahun, dan jumlahnya sekitar 40 persen dari jumlah pemilih di Indonesia.

"Artinya pemilih pemula harus digarap, karena itu Puti Guntur Soekarnoputri sangat tepat memimpin PDIP DKI Jakarta," kata analisis politik dari Indonesian Public Institute (IPI), Karyono Wibowo, Jakarta, Minggu (15/3).


Puti bersama Boy Sadikin adalah dua calon ketua DPD PDIP DKI periode 2015-2020. Nama mereka sedang digodok di DPP setelah Konferensi Daerah (Konferda) PDIP DKI deadlock.

Menurut Karyono, Puti merupakan kebangkitan dan kebesaran PDIP. Selain Puti sederhana, dia cerdas dan berkharisma. "Ketika nama Puti diekspos media saya meyakini memiliki magnet besar untuk pemilih pemula," tambahnya.

Ia mengungkapkan, Jakarta merupakan barometer politik nasional, karena itu Ibukota memiliki posisi strategis untuk memenangkan pemilu mendatang. Sosok Puti sebagai cucu Bung Karno adalah poin magnet untuk memperkuat Banteng di Jakarta.

"Kehadiran Puti akan menjadi energi baru bagi PDIP, dan jangan sampai ada pandangan kelompok tertentu Puti menjadi ancaman, dan pandangan tersebut sangat berbahaya," tegas Karyono.

Sementara, Wakil Ketua DPC PDIP Jakarta Utara Subambang mengatakan, baik Puti, dan Boy Sadikin adalah kader terbaik yang dimiliki PDIP untuk memimpin Jakarta. Namun, lanjut dia.

"Ini demi regenerasi maka Puti layak untuk memimpin Jakarta, dan pak Boy dapat mendongkrak suara PDIP ke depan lebih baik lagi, sehingga beliau pantas untuk diplot ke DPP untuk memenangkan Pemilu 2019," tukasnya. [rus]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

UPDATE

Konflik Agraria di Program Lumbung Pangan

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:59

Riset Advokasi Harus Perjuangkan Kebutuhan Masyarakat

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:36

Hati-hati! Pelemahan Rupiah Juga Bisa Hantam Warga Desa

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:19

Kebangkitan Diplomasi Korporat di Balik Pertemuan Trump-Xi

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:59

Pemkot Semarang Gercep Tangani Banjir Tugu-Ngaliyan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:33

TNI AD Pastikan Penanganan Insiden Panhead Cafe Berjalan Transparan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:12

Mantan Pimpinan KPK Sebut Vonis Banding Luhur Ngawur

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:50

Jokowi-PSI Babak Belur Usai Serang JK Pakai Isu Agama

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:25

Pemkot Semarang Pastikan Penanganan Permanen di Jalan Citarum

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:10

Celios: Prabowo Kayaknya Perlu Dibriefing Ekonomi 101

Minggu, 17 Mei 2026 | 00:54

Selengkapnya