Berita

Christian Hadinata/net

Olahraga

Pebulutangkis Sektor Tunggal Putri Indonesia Panceklik

MINGGU, 15 MARET 2015 | 15:39 WIB | LAPORAN:

. Legenda bulutangkis Indonesia, Christian Hadinata, mengakui di sektor tunggal putri Indonesia masih butuh waktu untuk kembali berjaya. Sangat sulit untuk memunculkan pemain-pemain seperti Susi Susanti dan Mia Audina. Itu karena memang di tunggal putri Indonesia kekurangan stok pemain-pemain terbaiknya.

"Saya akui, kami belum bisa mencetak pemain tunggul putri seperti saat dulu pernah berjaya," ujar Christian di sela-sela jumpa pers Djarum Badminton All Star 2015 di Cilegon (Sabtu, 14/3).

Christian menambahkan, paceklik prestasi yang dialami sektor tunggal putra maupun putri merupakan hal yang wajar dalam suatu olahraga. Namun, Christian berharap minim gelar di sektor tersebut akan segera teratasi.


Dalam beberapa tahun terakhir, sektor tunggal, baik putra maupun putri, tidak banyak menorehkan prestasi. Indonesia kini tidak lagi memiliki para pemain hebat di sektor tersebut. Namun, Christian yakin Jonatan Christie dkk akan bisa kembali mengembalikan kejayaan Indonesia.

"Dalam olahraga, sudah sewajarnya terjadi siklus prestasi. Sekarang, bagaimana harus menjaga dan mempertahankan sektor yang sudah berprestasi. Selain itu, kami juga harus memperbaiki kekosongan prestasi agar jangan terlalu lama," lanjut Christian.

Tapi dia yakin khusus di tunggal putra nantinya akan bisa kembali mengharumkan nama Indonesia. "Saat ini, saya merasa optimistis dengan masa depan sektor tunggal putra. Kami punya empat pemain tunggal putra yang berpotensi, seperti Jonatan, Anthony Ginting, Ihsan Maulana, dan Firman Abdul Kholik," kata Christian.

Djarum Badminton All Stars 2015 diselenggarakan di GOR ASA, 13-14 Maret. Selama dua hari, pecinta bulutangkis dimanjakan dengan berbagai acara, seperti coaching clinic bulutangkis untuk pelatih.  Sebelumnya, ajang serupa pernah digelar di beberapa kota lain di Indonesia, seperti Purwokerto Jawa Tengah, Malang Jawa Timur, Palembang Sumatra Selatan, Makassar Sulawesi Selatan, dan Manado Sulawesi Utara.

"Ini komitmen Bakti Olahraga Djarum Foundation. Terimakasih kepada PBSI Cilegon dan semua yang membantu terselenggaranya acara ini," ujar Budi Darmawan, Manager Communication Bakti Olahraga Djarum Foundation. [rus]

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

UPDATE

Mengenal Bupati Rejang Lebong M Fikri yang Baru Terjaring OTT

Selasa, 10 Maret 2026 | 06:15

Keterbukaan Informasi Bagian Penting Pelayanan Publik

Selasa, 10 Maret 2026 | 06:03

Wajah Buruk AS Tak Bisa Lagi Dipoles sebagai Polisi Dunia

Selasa, 10 Maret 2026 | 06:02

Bupati Rejang Lebong M Fikri Thobari Dibawa ke Jakarta Usai OTT Pagi Ini

Selasa, 10 Maret 2026 | 05:55

Seret ke Pengadilan Pelaku Pengeboman Ratusan Anak Perempuan di Iran

Selasa, 10 Maret 2026 | 05:39

Bupati Rejang Lebong M Fikri Thobari Kena OTT KPK

Selasa, 10 Maret 2026 | 05:36

Secara Ekonomi AS Babak Belur Gegara Serang Iran

Selasa, 10 Maret 2026 | 05:28

Iran Tak akan Negosiasi dengan AS-Israel Lewat Diplomasi

Selasa, 10 Maret 2026 | 05:24

Fokus Merawat Stabilitas di Tengah Gejolak Harga Minyak Dunia

Selasa, 10 Maret 2026 | 05:18

APBN di Tepi Jurang, Kinerja Purbaya Mulai Dipertanyakan

Selasa, 10 Maret 2026 | 04:42

Selengkapnya