Berita

Rachmawati Soekarnoputri/net

Rachmawati: Apakah Megawati Belum Puas?

MINGGU, 15 MARET 2015 | 08:28 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Tokoh nasional sekaligus pendiri Yayasan Pendidikan Soekarno, Rachmawati Soekarnoputri, meminta Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri untuk menyudahi prilaku haus akan kekuasaan dan keserakahan.

Rachmawati pun mengaku heran, kenapa kakaknya itu masih terus memburu kekuasaan.

"Apa masih belum puas setelah memporakporandakan konstitusi UUD 1945, kasus BLBI korupsi Rp 138,4 triliun, menjual aset negara miliaran rupiah, sekarang mengobok-obok Polri dan KPK," sebuat dia kepada redaksi, Minggu (15/3).


Malah, lanjut Mbak Rachma, sapaan akrabnya, kini menteri-menteri asal PDIP mengacak-acak etika moral politik bangsa.

"Lihat bagaimana Yasonna Laoly (Menkumham) tanpa segan-segan intervensi rumah tangga parpol lain. Ini abuse of power. Tjahjo Kumolo (Mendagri) mau nyogok parpol (anggaran parpol), agar partai-partai bisa dikendalikan," ujarnya.

Menurutnya, sangat mudah ditebak maksud dari semua ini, yaitu untuk melemahkan penegakan hukum dan partai-partai. Ini akan bermuara pada diktator mayoritas kekuasaan.

"Megawati jangan kelabui rakyat dengan pseudo Soekarno. Ini sama seperti Soekarno to kill Soekarno!" tukas Mbak Rachma. [rus]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

UPDATE

Konflik Agraria di Program Lumbung Pangan

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:59

Riset Advokasi Harus Perjuangkan Kebutuhan Masyarakat

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:36

Hati-hati! Pelemahan Rupiah Juga Bisa Hantam Warga Desa

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:19

Kebangkitan Diplomasi Korporat di Balik Pertemuan Trump-Xi

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:59

Pemkot Semarang Gercep Tangani Banjir Tugu-Ngaliyan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:33

TNI AD Pastikan Penanganan Insiden Panhead Cafe Berjalan Transparan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:12

Mantan Pimpinan KPK Sebut Vonis Banding Luhur Ngawur

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:50

Jokowi-PSI Babak Belur Usai Serang JK Pakai Isu Agama

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:25

Pemkot Semarang Pastikan Penanganan Permanen di Jalan Citarum

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:10

Celios: Prabowo Kayaknya Perlu Dibriefing Ekonomi 101

Minggu, 17 Mei 2026 | 00:54

Selengkapnya