Berita

susi pudjiastuti/net

Politik

Dubes Jepang Minta Menteri Susi Cabut Regulasi Usaha Perikanan

SABTU, 14 MARET 2015 | 00:44 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pemerintah Jepang meminta sejumlah regulasi terkait usaha perikanan yang telah dan sedang diterapkan sejak bulan November tahun yang lalu oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dicabut.

Hal itu sebagaimana disampaikan Duta Besar Tanizaki Yasuaki saat bertemu dengan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti di kantor KKP (Jumat, 13/3). Regulasi yang dimaksud Tanizaki adalah mengenai kebijakan penghentian
sementara penerbitan izin usaha perikanan tangkap dan larangan terhadap kegiatan penangkapan ikan.

"Sejumlah regulasi terkait usaha perikanan yang telah dan sedang diterapkan sejak bulan November tahun yang lalu, termasuk kebijakan penghentian sementara penerbitan izin usaha perikanan tangkap dan larangan terhadap kegiatan penangkapan ikan, diharapkan dapat segera dicabut," ujarnya sebagaimana keterangan tertulis dari Kedutaan Besar Jepang yang diterima redaksi.

"Sejumlah regulasi terkait usaha perikanan yang telah dan sedang diterapkan sejak bulan November tahun yang lalu, termasuk kebijakan penghentian sementara penerbitan izin usaha perikanan tangkap dan larangan terhadap kegiatan penangkapan ikan, diharapkan dapat segera dicabut," ujarnya sebagaimana keterangan tertulis dari Kedutaan Besar Jepang yang diterima redaksi.

Dalam keterangan tersebut dijelaskan bahwa Menteri Susi hanya menanggapi permintaan itu dengan menjabarkan rincian mengenai kebijakan penghentian sementara penerbitan izin usaha perikanan tangkap tersebut.

Selain itu, Menteri Susi juga menyampaikan permohonan agar Jepang bersedia berbagi pengalaman dan pengetahuan untuk melakukan hal tersebut. [ian]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Disinggung Kenaikan LPG Nonsubsidi, Bahlil Malah Berkelit soal LPG 3 Kg

Senin, 20 April 2026 | 22:11

KPK Serahkan Rampasan Puput Tantriana Rp3,52 Miliar ke Lemhannas

Senin, 20 April 2026 | 22:06

DPR Cuma Butuh Sehari Rampungkan 409 Daftar Masalah RUU PPRT

Senin, 20 April 2026 | 22:01

Berikut 12 Poin Strategis RUU PPRT yang Dibahas Baleg DPR

Senin, 20 April 2026 | 21:54

Dipimpin Dasco, RUU PPRT Segera Dibawa ke Paripurna

Senin, 20 April 2026 | 21:52

Pemkot Tangerang Jaga Transparansi Lewat Penyerahan LKPD Unaudited 2025

Senin, 20 April 2026 | 21:34

Menkes Sebut Penanganan Campak Tidak Perlu Lockdown, Ini Penjelasannya

Senin, 20 April 2026 | 21:14

Kunjungi IKN, Ketua MPR: Proses Pembangunan Begitu Cepat

Senin, 20 April 2026 | 21:05

IPB Hanya Skorsing 16 Mahasiswa Pelaku Kekerasan Seksual

Senin, 20 April 2026 | 20:41

Bisnis Tambang Sarat Risiko, Asuransi Diminta Perkuat Kompetensi

Senin, 20 April 2026 | 20:39

Selengkapnya