Berita

Olahraga

Indonesia Hanya Incar Poin di Kejuaraan Bola Tangan Putri Asia

JUMAT, 13 MARET 2015 | 11:24 WIB | LAPORAN:

Indonesia kembali menjadi tuan rumah Kejuaraan Bola Tangan Putri Asia. Event pada 14-23 Maret ini akan diikuti sembilan negara.

Sebelum ini, Indonesia jadi tuan rumah pada 2012. Sedang untuk edisi kali ini sembilan negara yang ikut esrta Tiongkok, Kazakhstan, Ukzbekistan, Hong Kong, Korea Selatan, Jepang, Iran, India, dan tuan rumah. Mereka akan bertanding di GOR Popki, Cibubur, Jakarta Timur.

"Ini merupakan kepercayaan sekaligus tantangan bagi Asosiasi Bola Tangan Indonesia (ABTI) untuk terus menyosialisasikan bola tangan sebagai olahraga yang dapat memasyarakat di Indonesia. Federasi Bola Tangan Asia menaruh harapan agar bola tangan terus berkembang di Indonesia. Kami tentu menyambut baik hal ini," kata Ketua Umum ABTI, Andreas Diantoro, di Jakarta, tadi malam (Kamis, 12/3).


Kejuaraan Asia Bola Tangan Putri digelar dua tahun sekali. Momen ini menjadi sangat penting karena Kejuaraan ini juga dijadikan sebagai kualifikasi menuju Kejuaraan Dunia Bola Tangan Putri di Denmark, 5-20 Desember mendatang. Negara yang lolos ke babak semifinal, secara otomatis akan mengantongi tiket Kejuaraan Dunia.

Pelatih Tim Indonesia, Rudy Afandi, mengungkapkan pihaknya tidak memasang target muluk. Ia melihat level permainan tim-tim lain masih di atas Indonesia.

"Kami tentu mengharapkan hasil terbaik. Apalagi melihat level lawan-lawan kita cukup tinggi. Di atas level kami. Jadi, dapat poin pada fase grup saja sebenarnya sudah bagus," tuturnya.

Di sisi lain, penanggung jawab kejuaraan, Amarta Imron berharap dengan adanya kejuaraan ini olahraga bola tangan bisa terus berkembang."ABTI akan terus mengembangkan bola tangan sehingga prestasi Indonesia bisa sejajar dengan negara-negara lain. Apalagi cabang ini tak hanya dipertandingkan di Olimpiade, tapi juga Asian Games. Ini merupakan langkah awal dan kesempatan besar, terlebih Indonesia menjadi tuan rumah Asian Games," imbuhnya.

Bola tangan adalah olahraga beregu dengan satu tim terdiri dari tujuh pemain (termasuk penjaga gawang). Permainan ini mirip sepakbola, tapi cara memindahkan bola dengan tangan.

Lapangannya berukuran 40 meter x 20 meter dengan garis pemisah di tengah dan gawang di tengah kedua sisi pendek. Permainan bola tangan dimainkan selama 2 x 30 menit.[wid]

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

UPDATE

Mengenal Bupati Rejang Lebong M Fikri yang Baru Terjaring OTT

Selasa, 10 Maret 2026 | 06:15

Keterbukaan Informasi Bagian Penting Pelayanan Publik

Selasa, 10 Maret 2026 | 06:03

Wajah Buruk AS Tak Bisa Lagi Dipoles sebagai Polisi Dunia

Selasa, 10 Maret 2026 | 06:02

Bupati Rejang Lebong M Fikri Thobari Dibawa ke Jakarta Usai OTT Pagi Ini

Selasa, 10 Maret 2026 | 05:55

Seret ke Pengadilan Pelaku Pengeboman Ratusan Anak Perempuan di Iran

Selasa, 10 Maret 2026 | 05:39

Bupati Rejang Lebong M Fikri Thobari Kena OTT KPK

Selasa, 10 Maret 2026 | 05:36

Secara Ekonomi AS Babak Belur Gegara Serang Iran

Selasa, 10 Maret 2026 | 05:28

Iran Tak akan Negosiasi dengan AS-Israel Lewat Diplomasi

Selasa, 10 Maret 2026 | 05:24

Fokus Merawat Stabilitas di Tengah Gejolak Harga Minyak Dunia

Selasa, 10 Maret 2026 | 05:18

APBN di Tepi Jurang, Kinerja Purbaya Mulai Dipertanyakan

Selasa, 10 Maret 2026 | 04:42

Selengkapnya