Berita

Retno Marsudi/net

Pemerintah Terus Dalami Terkait Penangkapan 16 WNI di Turki

JUMAT, 13 MARET 2015 | 02:26 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Kementerian Luar Negeri (Kemlu RI) terus menjalin komunikasi dengan Pemerintah Turki terkait hilangnya 16 Warga Negara Indonesia (WNI) yang sedang melakukan perjalanan ke negara tersebut, dan diduga bergabung dengan kelompok Islam radikal Islamic State in Iraq and Syria (ISIS).

"Kami (Kemlu) terus melakukan komunikasi dengan Duta Besar kita di Ankara. Isunya sedang semuanya didalami, jadi kita masih terus akan melakukan koordinasi, komunikasi, pertemuan dengan otoritas di Turki mengenai masalah 16 orang diduga WNI yang baru saja berada di tangan otoritas Turki," ujar Menlu Retno Marsudi di kantor Kepresidenan, Jakarta, Kamis (13/3).

Namun soal penangkatan 16 WNI oleh Pemerintah Turki, menurut Menlu, pihaknya belum memperoleh identitas dari masing-masing yang ditangkap itu. "Intinya bahwa komunikasi, koordinasi, dan pendalaman masih terus akan dilakukan dengan otoritas Turki," ujarnya dilansir dari laman Setkab.


Menurut Mteri Retno, begitu ada kabar penangkapan 16 WNI di Turki, pihaknya langsung berkomunikasi dengan KBRI di Ankara, dan juga Konsulat Jenderal di Istanbul untuk melakukan pendalaman.

Selain itu, lanjut Menlu, tahap pertama yang dilakukannya saat ini adalah memastikan apakah yang ditangkap otoritas Turki itu betuk WNI. Terus dilakukan pendalaman mengenai motifnya.

"Jadi pada tahap ini, saya belum bisa memahami yang lebih karena saya tidak mau menduga-duga karena saya takut informasi yang saya sampaikan tidak akurat," tegasnya. [rus]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

UPDATE

Konflik Agraria di Program Lumbung Pangan

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:59

Riset Advokasi Harus Perjuangkan Kebutuhan Masyarakat

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:36

Hati-hati! Pelemahan Rupiah Juga Bisa Hantam Warga Desa

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:19

Kebangkitan Diplomasi Korporat di Balik Pertemuan Trump-Xi

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:59

Pemkot Semarang Gercep Tangani Banjir Tugu-Ngaliyan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:33

TNI AD Pastikan Penanganan Insiden Panhead Cafe Berjalan Transparan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:12

Mantan Pimpinan KPK Sebut Vonis Banding Luhur Ngawur

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:50

Jokowi-PSI Babak Belur Usai Serang JK Pakai Isu Agama

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:25

Pemkot Semarang Pastikan Penanganan Permanen di Jalan Citarum

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:10

Celios: Prabowo Kayaknya Perlu Dibriefing Ekonomi 101

Minggu, 17 Mei 2026 | 00:54

Selengkapnya