Berita

Puti Guntur/net

Puti Layak Pimpin Banteng DKI dan Boy Masuk DPP

KAMIS, 12 MARET 2015 | 00:52 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Sekretaris Cabang PDI Perjuangan Jakarta Timur Chairul Ichsan sangat menyayangkan terjadinya dedlock dalam pemilihan ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) PDIP DKI Jakarta untuk periode 2015-2020.

Dalam Konfrensi Daerah (Konferda) PDIP DKI yang digelar di Hotel NAM, Jalan Angkasa, kemayoran, Jakarta Pusat (Rabu, 11/3), Dewan Pengurus Pusat (DPP) PDIP merekomendasi tiga calon ketua DPD PDIP DKI, yakni Boy Sadikin, Puti Guntur Soekarnoputri dan Prasetyo Edi Marsudi.

Chairul mengatakan, keluarnya nama Puti dalam rekomendasi DPP disambut meriah oleh kader-kader partai yang menyaksikan acara konferda itu.


"Sambutan yel-yel meneriakan nama cucu Presiden Soekarno itu cukup bergema, dan ini merupakan bentuk dukungan terhadap Puti untuk dapat menduduki ketua DPD," sebutnya dalam ketengannya.

Menurut Chairul, sesuai SK 066 dan 067, ketiga calon tersebut diamanatkan untuk bermusyawarah menentukan ketua DPD PDIP DKI.

Dalam musyawarah mufakat, terang Chairul, Prasetyo mengundurkan diri dan memberikan dukungan pada Boy Sadikin. Sebelumnya, Boy yang juga Ketua DPD DKI demisioner ini awalnya menyatakan siap mengundurkan diri dari pencalonan jika Puti maju sebagai ketua DPD DKI Jakarta.

"Sikap Boy patut diapresiasi, sebagai bentuk komitmen pada regenerasi di tubuh partai," tukasnya.

Menurutnya, putra mantan Gubernur DKI Jakarta Ali Sadikin itu sudah selayaknya mendapatkan tanggung jawab yang lebih tinggi, yaitu masuk dalam jajaran pengurus DPP.

"Pilihan kepada Puti adalah harapan baru lahirnya kepemimpinan yang menggairahkan dalam kerja politik di tubuh partai," terang Chairul.

Namun, tambah dia, sangat disayangkan terjadinya deadlock hingga DPP PDIP mengambil alih untuk memilih ketua DPD PDIP DKI periode 2015-2020 itu.

Dalam Konferda PDIP DKI itu dibuka oleh Plt Sekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kristiyanto, Wakil Sekretaris Jenderal DPP PDIP Mangara Siahaan, Ketua DPP PDIP Ribka Tjiptaning, dan tokoh sepuh PDIP Audi Tambunan, Nakoem, dan Adang Ruchiatna. [rus]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

UPDATE

Konflik Agraria di Program Lumbung Pangan

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:59

Riset Advokasi Harus Perjuangkan Kebutuhan Masyarakat

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:36

Hati-hati! Pelemahan Rupiah Juga Bisa Hantam Warga Desa

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:19

Kebangkitan Diplomasi Korporat di Balik Pertemuan Trump-Xi

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:59

Pemkot Semarang Gercep Tangani Banjir Tugu-Ngaliyan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:33

TNI AD Pastikan Penanganan Insiden Panhead Cafe Berjalan Transparan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:12

Mantan Pimpinan KPK Sebut Vonis Banding Luhur Ngawur

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:50

Jokowi-PSI Babak Belur Usai Serang JK Pakai Isu Agama

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:25

Pemkot Semarang Pastikan Penanganan Permanen di Jalan Citarum

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:10

Celios: Prabowo Kayaknya Perlu Dibriefing Ekonomi 101

Minggu, 17 Mei 2026 | 00:54

Selengkapnya