Berita

Yasonna H Laoly/rmol

Politik

Angket untuk Menkumham Diprediksi akan Mental

KAMIS, 12 MARET 2015 | 00:10 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Analis komunikasi politik Universitas Bengkulu Lely Arrianie berpandangan kondisi Koalisi Merah Putih (KMP) sekarang tidak sama dengan KMP saat merebut kursi pimpinan DPR dan alat kelengkapan dewan. KMP sekarang justru sudah mengekor KIH.

"Buktinya, dalam pemilihan Kapolri Januari lalu, tidak ada satupun dari KMP yang menolak calon yang diajukan Presiden Jokowi. Jadi, saya kira warna politik di DPR tidak lagi didominasi KPM," ucapnya kepada redaksi Rabu malam (11/3).

Karena itu, dia memprediksi perjuangan hak angket untuk menyerang Menkumham Yasonna H Laoly akan mental. Meski hak angket itu didorong elit KMP Amien Rais, Aburizal bakrie dan Prabowo Subianto, tetap tidak akan membuahkan hasil yang memuaskan.


"Tidak akan berarti banyak. Itu justru akan mempenjang tali kelambu, hanya mengulur-ulur keadaan. Kondisi ini justru merugikan Golkar yang pasti akan ketinggalan start dalam menghadapi pilkada di akhir 2015 ini," tandas Lely Arrianie.

Sebelumnya, Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Fadli Zon mengatakan petinggi KMP tidak akan tinggal diam dengan perlakukan Menkumham kepada PPP dan Golkar, yang dinilai berpotensi sebagai bentuk penyalahgunaan wewenang. Atas keputusan pemerintah itu, kata Fadli, KMP siap melawan.

"Kami akan mendukung langkah-langkah Golkar (kubu Ical) dan PPP (kubu Suryadharma Ali). Jika mereka ingin mendorong hak angket kepada Menkumham, kami siap mem-back up penuh," ujar Fadli. [rus]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

UPDATE

Konflik Agraria di Program Lumbung Pangan

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:59

Riset Advokasi Harus Perjuangkan Kebutuhan Masyarakat

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:36

Hati-hati! Pelemahan Rupiah Juga Bisa Hantam Warga Desa

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:19

Kebangkitan Diplomasi Korporat di Balik Pertemuan Trump-Xi

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:59

Pemkot Semarang Gercep Tangani Banjir Tugu-Ngaliyan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:33

TNI AD Pastikan Penanganan Insiden Panhead Cafe Berjalan Transparan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:12

Mantan Pimpinan KPK Sebut Vonis Banding Luhur Ngawur

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:50

Jokowi-PSI Babak Belur Usai Serang JK Pakai Isu Agama

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:25

Pemkot Semarang Pastikan Penanganan Permanen di Jalan Citarum

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:10

Celios: Prabowo Kayaknya Perlu Dibriefing Ekonomi 101

Minggu, 17 Mei 2026 | 00:54

Selengkapnya