Berita

ilustrasi/net

Walhi Bali Tiga Kali Tolak Surat Undangan Konsultasi Publik Amdal Revitalisasi Teluk Benoa

RABU, 11 MARET 2015 | 12:58 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

. PT Tirta Wahana Bali Internasional ( TWBI) yang akan melakukan Revitalisasi Teluk Benoa (RTB) akan menggelar konsultasi publik kajian Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) di Wiswa Sabha, hari ini (Rabu, 11/3).

Dalam acara tersebut, pihak TWBI mengundang semua komponen masyarakat Bali baik yang mendukung maupun menolak. Salah satu kelompok masyarakat yang menolak itu adalah Walhi Bali. Namun sayang, mereka menolak menghadiri acara ini. Tiga kali surat undangan dikirim dari TWBI dan semua ditolak Walhi Bali.

"Kami tiga kali kasih surat. Satu kali hari Senin, dua kali kemarin (Selasa), tapi mereka menolaknya. Padahal kami sangat mengharapkan mereka bisa hadir dalam konsultasi publik," ujar Aji, staff TWBI yang mengantar surat tersebut, sebagaimana keterangan tertulis yang diterima redaksi (Rabu, 11/3).


Ia menjelaskan, saat mengantar dua surat pertama, pihak Walhi Bali menolaknya karena tidak disertai kerangka acuan Amdal. Padahal kerangka acuan Amdal itu belum ada, sebab prosesnya masih pada tahap konsultasi publik. Karena itu, pihaknya kemudian mengantar surat yang ketiga ke kantor Walhi dengan melampirkan hasil pemaparan sosialisasi, namun lagi-lagi ditolak.

Alasan Walhi Bali menolak surat undangan karena tidak melampirkan kerangka Acuan Amdal mendapat tanggapan pihak TWBI.

Konsultan Amdal TWBI Iwan Setiawan menjelaskan, proses kajian Amdal masih tahap konsultasi publik sehingga belum ada Kerangka Acuan. Menurut dia, ada sekitar tujuh tahapan untuk mendapatkan izin Amdal. Untuk kerangka acuan itu setelah dilakukan konsultasi publik. Kata Iwan, ada sekitar tujuh tahapan untuk mendapatkan Amdal.

Tahap pertama adalah konsultasi publik. Setelah melakukan melakukan konsultasi publik baru bisa menyusun kerangka acuan (proposal) untuk bisa melakukan kajian. Selanjutnya akan dibahas di Kementerian Lingkungan Hidup yang melibatkan berbagai kelompok masyarakat. Nanti akan dibentuk komisi Amdal. Ada berbagai kelompok masyarakat di dalamnya.

"Kemudian, masih ada proses lanjutan untuk bisa dapatkan Amdal itu. Kami pastikan reklamasi Teluk Benoa harus mempertimbangkan berbagai dampak yang ada," tandas Iwan. [ysa]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Disinggung Kenaikan LPG Nonsubsidi, Bahlil Malah Berkelit soal LPG 3 Kg

Senin, 20 April 2026 | 22:11

KPK Serahkan Rampasan Puput Tantriana Rp3,52 Miliar ke Lemhannas

Senin, 20 April 2026 | 22:06

DPR Cuma Butuh Sehari Rampungkan 409 Daftar Masalah RUU PPRT

Senin, 20 April 2026 | 22:01

Berikut 12 Poin Strategis RUU PPRT yang Dibahas Baleg DPR

Senin, 20 April 2026 | 21:54

Dipimpin Dasco, RUU PPRT Segera Dibawa ke Paripurna

Senin, 20 April 2026 | 21:52

Pemkot Tangerang Jaga Transparansi Lewat Penyerahan LKPD Unaudited 2025

Senin, 20 April 2026 | 21:34

Menkes Sebut Penanganan Campak Tidak Perlu Lockdown, Ini Penjelasannya

Senin, 20 April 2026 | 21:14

Kunjungi IKN, Ketua MPR: Proses Pembangunan Begitu Cepat

Senin, 20 April 2026 | 21:05

IPB Hanya Skorsing 16 Mahasiswa Pelaku Kekerasan Seksual

Senin, 20 April 2026 | 20:41

Bisnis Tambang Sarat Risiko, Asuransi Diminta Perkuat Kompetensi

Senin, 20 April 2026 | 20:39

Selengkapnya