Berita

Khofifah Indar Parawansa/net

Politik

Mensos Pastikan Stok Raskin Cukup Hingga Akhir Tahun

MINGGU, 08 MARET 2015 | 00:10 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Dana sebesar Rp 9,5 triliun disiapkan pemerintah untuk menjamin pengadaan beras miskin (raskin) hingga Juli. Sementara saat ini, stok raskin pada posisi 1,4 juta ton dan kebutuhan raskin secara nasional 2,78 juta ton.

"Masyarakat tidak perlu khawatir, dijamin stok raskin cukup hingga Desember 2015," kata Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa pada kunjungan kerja di Rumah Sakit Islam NU di Kabupaten Demak, Jawa Tengah, Sabtu (7/3), sebagaimana keterangan tertulis yang diterima redaksi.

Kata Khofifah, stok raskin selama satu tahun sudah disiapkan pemerintah melalui APBN, baik yang sudah dibeli maupun yang belum. Pada Maret ini, beberapa daerah tengah mengalami panen raya, sehingga Perum Bulog bisa melakukan pengadaan raskin.


Khofifah menjelaskan, Kementerian Sosial (Kemensos ) telah mendapat jaminan dari Dirut Perum Bulog bahwa jika ditemukan pada raskin di bawah standar atau jelek, bisa dikembalikan dan ditukarkan dengan beras yang baru dan berkualitas.

"Masih ditemukan raskin di bawah standar, seperti berkutu, berbatu dan berwarna kuning agar warga penerima raskin bisa menukarkan dan mengembalikan ke gudang divisi regional (divre) dan sub divre Perum Bulog terdekat," katanya.  

Dalam kunjungan tersebut, Mensos menghadiri beberapa acara di Kabupaten Demak di antaranya meninjau pelayanan bakti sosial di RSI NU Demak, bersilaturahmi dengan SKPD, tokoh agama dan masyarakat di Gedung Bina Praja Pemerintah Kabupaten Demak, serta ditutup dengan meninjau panti rehabilitasi psikotik di Kompleks Pondok Pesantren Hidayatul Quran Nurussalam Ngepreh Kecamatan Sayung. [ian]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Disinggung Kenaikan LPG Nonsubsidi, Bahlil Malah Berkelit soal LPG 3 Kg

Senin, 20 April 2026 | 22:11

KPK Serahkan Rampasan Puput Tantriana Rp3,52 Miliar ke Lemhannas

Senin, 20 April 2026 | 22:06

DPR Cuma Butuh Sehari Rampungkan 409 Daftar Masalah RUU PPRT

Senin, 20 April 2026 | 22:01

Berikut 12 Poin Strategis RUU PPRT yang Dibahas Baleg DPR

Senin, 20 April 2026 | 21:54

Dipimpin Dasco, RUU PPRT Segera Dibawa ke Paripurna

Senin, 20 April 2026 | 21:52

Pemkot Tangerang Jaga Transparansi Lewat Penyerahan LKPD Unaudited 2025

Senin, 20 April 2026 | 21:34

Menkes Sebut Penanganan Campak Tidak Perlu Lockdown, Ini Penjelasannya

Senin, 20 April 2026 | 21:14

Kunjungi IKN, Ketua MPR: Proses Pembangunan Begitu Cepat

Senin, 20 April 2026 | 21:05

IPB Hanya Skorsing 16 Mahasiswa Pelaku Kekerasan Seksual

Senin, 20 April 2026 | 20:41

Bisnis Tambang Sarat Risiko, Asuransi Diminta Perkuat Kompetensi

Senin, 20 April 2026 | 20:39

Selengkapnya