Berita

Olahraga

Raja Okto, Engkos dan Dodi Bersaing di Munaslub ISSI

JUMAT, 06 MARET 2015 | 20:17 WIB | LAPORAN:

Setelah tiga bulan mengambil alih Pengurus Besar Ikatan Sport Sepeda Indonesia (PB ISSI), KONI Pusat akhirnya menyelenggarakan Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) PB ISSI di Jakarta, Sabtu (7/3) ini. Langkah tersebut dilakukan karena ada persoalan pada induk organisasi balap sepeda yang berlarut-larut dan tidak ada penyelesaian secara internal.

Sebelum diambil alih KONI Pusat, PB ISSI terpecah jadi tiga organisasi, masing-masing PB ISSI pimpinan Edmound Simorangkir, Raja Sapta Oktohari dan Engkos Sadrah. Faktanya, tak satupun dari mereka yang sukses menjalankan program rutin tahunan seperti Tour de Indonesia.

Ketua Penyelanggara Munaslub Sudirman mengutarakan, pihaknya sudah mengevaluasi secara mendalam terkait konflik di internal PB ISSI. KONI bahkan telah memanggil ketiga pimpinan ISSI untuk segera berdamai.


"Kami sudah mempertemukan mereka, cara-cara persuasif sudah kami lakukan. Tapi, persoalan tak kunjung selesai, sehingga kami mengambil alih dan menggelar Munaslub. Kebijakan yang kami lakukan juga sesuai Statuta KONI, jika terjadi konflik yang menganggu jalannya organisasi akan diambil alih," ujar Sudirman.

Di Munaslub nanti, ada tiga kandidat yang akan bersaing. Mereka adalah Raja Sapta Oktohari, Engkos Sadrah dan Dodi Iswandi (Wakil Sekjen KONI Pusat/Sekjen PB PGSI). Nama-nama mereka didaftarkan kepada panitia penjaringan sebelum ditutup, 6 Maret.

Menurut Sudirman, jika ada calon lain yang ingin mendaftar, maka itu bisa diakali saat pembahasaan tata tertib (Tatib) pemilihan. "Meski sudah menjaring tiga calon, tapi kalau pembahasan tatib diusulkan diperpanjang lagi, kami terbuka," jelasnya.

Terkait pemilik suara, pihaknya sudah mengundang 29 Pengprov ISSI di Tanah Air. Namun, tiga pengprov belum mendaftar sebagai peserta, yaitu Jawa Tengah, Sumatera Barat dan Kalimantan Tengah.

"KONI Pusat melayangkan undangan secara jelas bahwa peserta yang bisa hadir adalah Pengprov ISSI yang masih berlaku kepengurusannya dan diakui KONI Provinsi," ujar Sudirman.

Menurut pria yang juga menjabat Ketua Bidang Organisasi KONI Pusat tersebut, bagi Pengprov yang kepengurusannya sudah habis, namun belum lewat dari tiga bulan masih ditoleransi.

"Mereka bisa kami akomodir. Yang tak bisa diakomodir adalah Pengprov yang lahir pasca-konflik PB ISSI karena itu sarat muatan kepentingan," jelasnya.

Sementara itu, PB ISSI pimpinan Edmound Simorangkir tak akan mengakui hasil Munaslub KONI Pusat nanti. Pasalnya, kubu Edmound sedang menggugat SK KONI yang mengambil alih organisasi pimpinannya pada Desember 2014 kepada Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta.

"Semestinya KONI menunggu putusan PTUN sebelum menggelar Munaslub. Karena itu, kami akan melakukan perlawanan terhadap hasil Munaslub KONI," tegas Edmound.[wid]


Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Pajak Karbon Motor Bensin Bisa Tekan Emisi dan Ketergantungan Impor BBM

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:25

Istana Sampaikan Duka Cita atas Gempa NTT, Gerak Cepat Lakukan Penanganan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:19

Gempa NTT: Gudang Bulog Hancur, Manggarai Butuh 30 Ton Beras

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:02

Akses Jalan Rusak, Komisi V DPR Minta Evakuasi Via Udara Jangkau Korban Gempa NTT

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:00

Gempa NTT, Komisi V DPR Minta BMKG-Basarnas Konsolidasikan Bantuan SAR dari Provinsi Terdekat

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:55

Persiapan HUT ke-81 RI di Istana Merdeka Capai 99 Persen

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:52

Update Gempa NTT: 14 Warga Meninggal Dunia

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:41

Purbaya Sebut Dana Transfer ke Daerah Naik Jadi Rp735 Triliun Tahun Depan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:38

Komisi V DPR Minta BMKG Aktif Update Situasi Gempa NTT

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:32

Terkuak! Alasan Kapal Pesiar Mewah Haji Isam Dipasangi Logo Kemhan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:17

Selengkapnya