Berita

foto:setkab

Stop Impor Beras, Pemerintah akan Bagikan 41 Ribu Mesin Traktor

JUMAT, 06 MARET 2015 | 14:00 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Presiden Jokowi mengajak semua petani di tanah air agar semangat berproduksi, dan semangat memelihara areal pertanamannya. Karena pemerintah kata presiden tidak akan melakukan impor beras.

"Semua penduduk butuh makan. Oleh sebab itu diingatkan, agar semangat memelihara mesin panen sehingga produksi bisa meningkat," ujar Presiden disela-sela panen raya padi di Desa Jetis, Ponorogo, Jawa Timur (Jumat, 6/3).

Jelas Presiden, untuk mendukung upaya tidak melakukan impor beras itu, pemerintah akan membagikan 41.000 unit mesin traktor, termasuk 6.000 unit yang dibagikan kepada para petani di Ponoroho dan Madiun.


Presiden Jokowi yang didampingi Ibu Negara Iriana berpesan kepada para petani agar merawat mesin tanam sehingga produksi bisa meningkat lagi. Menurutnya, pemerintah dalam waktu dekat juga akan menaikkan harga gabah untuk meningkatkan kesejahteraan petani.

"Besarnya, masih dihitung. Tadi, saya tanya Pak Gubernur (Soekarwo, Gubernur Jatim), disarankan agar menentukan harga yang pas dicari waktu yang baik juga," ungkapnya.

Seperti dilansir dari laman Setkab, dalam kesempatan berkunjung ke Desa Jetis itu, Presiden Jokowi sempat turun ke sawah berlumpur tanpa alas kaki, setelah mencopot sepatu dan menggulung celananya. Selain itu, Presiden juga mencoba mesin traktor untuk beberapa saat didampingi Menteri Pertanian Amran Sulaiman dan Gubernur Jatim Soekarwo. [rus]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

UPDATE

Konflik Agraria di Program Lumbung Pangan

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:59

Riset Advokasi Harus Perjuangkan Kebutuhan Masyarakat

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:36

Hati-hati! Pelemahan Rupiah Juga Bisa Hantam Warga Desa

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:19

Kebangkitan Diplomasi Korporat di Balik Pertemuan Trump-Xi

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:59

Pemkot Semarang Gercep Tangani Banjir Tugu-Ngaliyan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:33

TNI AD Pastikan Penanganan Insiden Panhead Cafe Berjalan Transparan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:12

Mantan Pimpinan KPK Sebut Vonis Banding Luhur Ngawur

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:50

Jokowi-PSI Babak Belur Usai Serang JK Pakai Isu Agama

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:25

Pemkot Semarang Pastikan Penanganan Permanen di Jalan Citarum

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:10

Celios: Prabowo Kayaknya Perlu Dibriefing Ekonomi 101

Minggu, 17 Mei 2026 | 00:54

Selengkapnya