Berita

masinton pasaribu/net

Politik

Masinton Juga Tak Setuju Wewenang JK Beda Tipis dengan Luhut

KAMIS, 05 MARET 2015 | 11:52 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Anggota DPR RI dari Fraksi PDIP Masinton Pasaribu mengatakan, Perpres No 26/2015 tentang Kewenangan Kepala Staf kepresidenan harus dipastikan tidak bertabrakan dengan UU, dan tidak over lapping.

"Jangan sampai over lapping dengan tugas dan kewenagan menteri koordinator, apalagi dengan wakil presiden," ujar Masinton saat dihubungi redaksi, Kamis (5/3).

Pernyataan ini diungkapkan Masinton menanggapi pemberitaan terkait tugas Luhut Panjaitan sebagai Kepala Staf kepresidenan yang dinilai hampir mirip dengan Wapres Jusuf Kalla dalam melakukan pengawasan ke Kementerian. (Baca: JK Kurang Sreg Jokowi Tambah Wewenang Luhut Panjaitan)


Seperti diketahui, dalam Perpres No 26/2015 yang diteken Presiden Jokowi pada 23 Februari lalu, ada lima tugas besar Luhut, yang intinya diperbolehkan melakukan koordinasi lintas kementerian untuk memastikan program prioritas sesuai visi misi Presiden.

"Perpres itu harus jelas dan tegas, mana batasannya, jangan general. Jangan sampai tugas staf kepresidenan itu beda tipis dengan Wapres," tegas Masinton yang kini duduk di Komisi III.

Ia menegaskan, kalau sampai dalam perpres itu ada tugas dan wewenang yang tumpang tindih, hal ini membuktikan kinerja internal kepresidenan tidak beres.

"Harus semua dikonsultasikan, jangan merasa paling hebat dan jangan menelikung," tandas Masinton. [rus]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

UPDATE

Konflik Agraria di Program Lumbung Pangan

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:59

Riset Advokasi Harus Perjuangkan Kebutuhan Masyarakat

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:36

Hati-hati! Pelemahan Rupiah Juga Bisa Hantam Warga Desa

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:19

Kebangkitan Diplomasi Korporat di Balik Pertemuan Trump-Xi

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:59

Pemkot Semarang Gercep Tangani Banjir Tugu-Ngaliyan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:33

TNI AD Pastikan Penanganan Insiden Panhead Cafe Berjalan Transparan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:12

Mantan Pimpinan KPK Sebut Vonis Banding Luhur Ngawur

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:50

Jokowi-PSI Babak Belur Usai Serang JK Pakai Isu Agama

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:25

Pemkot Semarang Pastikan Penanganan Permanen di Jalan Citarum

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:10

Celios: Prabowo Kayaknya Perlu Dibriefing Ekonomi 101

Minggu, 17 Mei 2026 | 00:54

Selengkapnya