Berita

foto:net

Olahraga

BOPI Temukan Sejumlah Dokumen Bermasalah

Hasil Verifikasi Diserahkan ke PT Liga
RABU, 04 MARET 2015 | 12:27 WIB | LAPORAN:

Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) hari ini secara resmi mengirim hasil verifikasi sementara klub-klub peserta kompetisi ISL 2015 ke PT Liga Indonesia. Setelah pekan sebelumnya PT Liga bersurat kepada BOPI menanyakan kekurangan-kekurangan dokumen yang masih harus dilengkapi oleh klub-klub ISL.

"Seperti pernah kami sampaikan sebelumnya, masih banyak dokumen yang harus dilengkapi. Tidak cuma laporan pajak, tapi sebagian besar klub juga belum menyetorkan laporan keuangan tahun terakhirnya," beber Sekjen BOPI Heru Nugroho dalam keterangan persnya yang diterima Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (4/3).

Memang ada beberapa klub yang sudah menyetorkan laporan keuangan. "Tapi terkesan asal ada. Kami minta itu diperbaiki sesuai pedoman standar akuntansi keuangan yang berlaku. Tidak usah terlalu rumit, yang standar saja," kata Heru lagi.


Selama verifikasi, BOPI juga menemukan sejumlah fakta menarik soal legalitas badan hukum klub. "Ada klub yang melampirkan fotokopi NPWP. Tapi NPWP itu justru diklaim milik pihak lain. Lalu, klub itu sendiri menyampaikan kepada media selama ini tetap bayar pajak tapi dengan NPWP lain. Ini 'kan membingungkan," Ketua Tim Verifikasi, Kolonel Cba. Iman Suroso, mengungkapkan.

Belum lagi masalah SIUP. Sejumlah klub belum juga menyetor fotokopi SIUP-nya. Sebagian lagi ternyata menjalani bidang usaha yang berbeda dengan data di dokumen SIUP mereka.

Berbagai masalah menyangkut legalitas klub ini, menurut Iman, perlu ditelusuri lebih jauh. "Untuk itulah kami harus melakukan verifikasi faktual, terutama terhadap klub-klub tertentu. Ini penting untuk memastikan dokumen yang kami terima," ujar Iman lagi.

Agar verifikasi faktual itu bisa dilakukan, BOPI lebih dulu harus memeriksa dokumen-dokumen klub ISL selengkapnya. "Makanya kami minta agar PT Liga segera mengirim sisa dokumen klub yang belum diserahkan kepada kami," Heru menegaskan. "Semakin cepat PT Liga merespons, semakin bagus. Verifikasi jadi lebih cepat, rekomendasi BOPI pun mungkin bisa lebih cepat dikeluarkan."[wid]

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Pajak Karbon Motor Bensin Bisa Tekan Emisi dan Ketergantungan Impor BBM

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:25

Istana Sampaikan Duka Cita atas Gempa NTT, Gerak Cepat Lakukan Penanganan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:19

Gempa NTT: Gudang Bulog Hancur, Manggarai Butuh 30 Ton Beras

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:02

Akses Jalan Rusak, Komisi V DPR Minta Evakuasi Via Udara Jangkau Korban Gempa NTT

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:00

Gempa NTT, Komisi V DPR Minta BMKG-Basarnas Konsolidasikan Bantuan SAR dari Provinsi Terdekat

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:55

Persiapan HUT ke-81 RI di Istana Merdeka Capai 99 Persen

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:52

Update Gempa NTT: 14 Warga Meninggal Dunia

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:41

Purbaya Sebut Dana Transfer ke Daerah Naik Jadi Rp735 Triliun Tahun Depan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:38

Komisi V DPR Minta BMKG Aktif Update Situasi Gempa NTT

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:32

Terkuak! Alasan Kapal Pesiar Mewah Haji Isam Dipasangi Logo Kemhan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:17

Selengkapnya