Berita

Triana Dewi Seroja/net

Politik

PPP Djan Faridz: Silakan Banding, Insya Allah Kami Tidak Takut

RABU, 04 MARET 2015 | 11:06 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Partai Persatuan Pembangunan (PPP) kubu Djan Faridz menanggapi santai isu Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly akan mengajukan banding atas putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) yang menganulir Surat Keputusan (SK) pengesahan kubu Romahurmuziy sebagai PPP yang sah.

"Tidak apa-apa, kalau mau banding monggo saja, itukan haknya pak Menteri," ujar Ketua Bidang Hukum dan HAM DPP PPP versi Muktamar Jakarta, Triana Dewi Seroja, kepada wartawan, Rabu (4/3).

Tetapi Triana merasa heran apa kepentingan mengajukan banding. Jika Menteri Yasonna melakukannya, bukankah malah makin terlihat jelas ada intervensi penguasa dalam permasalahan yang terjadi di tubuh Ka'bah. Menurut dia, sebagai pejabat yang baik yang memegang teguh asas-asas umum pemerintahan yang baik seharusnya MenteriYasonna tidak banding tetapi membantu islah dan bisa bersikap netral.


"Kan kasian umat Islam terpecah belah seperti ini," kata Triana mengingatkan.

Terkait putusan hakim PTUN yang membatalkan SK pengesahan kubu Romy sebagai PPP yang sah beberapa hari lalu, Triana mengaku bersyukur. Apalagi segala urusan terkait proses di PTUN tidak terlepas dari peranan Triana yang tak lain adalah Ketua Bidang Hukum dan HAM DPP PPP.

"Alhamdullilah masih ada hakim yang mempunyai hati nurani, masih bisa menghargai kebenaran. Saya memberikan apresiasi yang tinggi," ujar istri dari pengacara kondang Humphrey Djemat.

"Kami tidak menyangka bisa lolos di PTUN, maklum situasinya di tengah tekanan politik yang sangat tinggi. Namun perjuangan belum selesai, masih panjang, terjal dan liku. Tapi saya yakin masih banyak orang yang mempunyai hati nurani untuk membela kebenaran," sambung Triana ramah.

Sekalipun demikian, Triana menegaskan pihaknya tidak takut kalah dalam proses banding jika nanti Menteri Yasonna benar-benar melakukannya. "Saya insyallah tidak takut karena saya yakin kita ada di pihak yang benar. Dan dari segi hukum kita sangat kuat sekali," katanya.

"Insyallah kebenaran tidak akan pernah tertukar. Seambisius apapun manusia kita harus ingat ada Allah Hakim Tertinggi yang akan mengadili di akhir nanti. Tidak ada yang lebih berkuasa daripada kuasa Allah dan tidak ada yang akan terlihat selain kebenaran. Bantu doa ya," ucap Triana.[dem]

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

UPDATE

Realisasi Pendapatan Perparkiran di Jakarta Memble

Senin, 10 Agustus 2026 | 04:21

Keluarga Sutrimo Tak Lagi Pasrah soal Penyebab Kematian Karumga Febrie

Senin, 10 Agustus 2026 | 04:18

Rp4,1 Triliun BOS Madrasah dan BOP RA Tahap II segera Cair

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:36

Penjarahan dan Keruntuhan Kota Roma, 410 M

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:16

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

Pancasila Dasar Negara Kita

Senin, 10 Agustus 2026 | 02:43

Rudy Tanoe Bantah Mangkir Panggilan KPK

Senin, 10 Agustus 2026 | 02:16

Waspada Banjir Rob Rendam Kawasan Pesisir Jateng

Senin, 10 Agustus 2026 | 02:00

Dibuka Sayembara Rp100 Juta untuk Ijazah SMA Gibran

Senin, 10 Agustus 2026 | 01:28

Zikir Kebangsaan di Istiqlal

Senin, 10 Agustus 2026 | 01:08

Selengkapnya