Berita

Lupita Nyong’o

Blitz

Lupita Nyong’o, Gaun Oscar Dikembalikan Pencuri

SELASA, 03 MARET 2015 | 09:13 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Lupita Nyong’o menjadi sorotan pasca pagelaran Oscar yang berlangsung Februari lalu. Sebab, gaun bertabur mutiara yang dikenakan artis dan model berdarah Meksiko-Kenya di karpet merah acara Oscar tiba-tiba hilang digondol maling.

Hal tersebut terjadi tatkala Nyong’o tidak berada di kamar hotel tempatnya menginap, Hotel London West Holly­wood. Tampaknya, mutiara yang menjadi aksen dalam gaun peraih Oscar tersebut menjadi pemikat maling yang mengambilnya.

Namun sayang, mutiara yang menjadi aksesori gaun Calvin Klein ternyata bukan mutiara asli. Karena sadar mu­tiara itu palsu, maling itu pun mengembalikan gaun Nyong’o dengan cara melemparkannya dari atas balkon.


Dilansir Femalefirst ke­marin, maling tersebut diyakini kecewa dengan mutiara yang ada dalam gaun tersebut karena ternyata palsu. Karena itu, si maling berinisiatif mengem­balikannya.

Direktur Kreatif Calvin Klein Francisco Costa mengatakan, "Kami senang mengetahui gaun ini ditemukan. Setelah gaun tersebut kembali, kami akan menyimpannya untuk di­arsipkan. Ini menjadi berharga bagi kami."

Adapun Kepolisian Los Angeles mendapat petunjuk pada akhir pekan lalu. Polisi kemudian mendatangi sebuah kamar mandi yang sudah tidak terpakai di lantai dua hotel tersebut. Petunjuk tersebut didapat mereka dari seorang perwakilan media yang men­gaku mendapat telepon dari seseorang yang namanya minta dirahasiakan.

Sesuai dengan petunjuk dari orang anonim itu, polisi pun menemukan gaun Nyong’o di kamar mandi tersebut. Gaun berada di dalam kantong hitam yang diletakkan di bawah rak kamar mandi. Polisi menduga sang pencuri lah yang mengem­balikan sendiri gaun putih itu.

Gaun mewah yang dikenakan bintang film Twelve Years a Slave ini memang bernilai fan­tastis, seharga 150 ribu dolar AS atau sekitar Rp 2 miliar.

"Setelah dikembalikan ke­pada kami, kami akan mem­perbaiki dan menyimpannya karena gaun itu mewakili momen penting dari brand," ujar Costa lagi.  ***

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Negeri Para Bocil

Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:14

DPR Tidak Boleh Hadapi Pendemo dengan Pendekatan Keamanan

Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:02

Tak Benar Yayasan Syarif Hidayatullah Berkonflik dengan UIN Jakarta

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:45

Desil DTSEN Tak Boleh Merugikan Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:34

Beban Kesehatan Karhutla Tembus Rp120 Triliun

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:22

Pejabat Jangan Merasa Sok Tahu Persoalan Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:12

Jokowi seperti Gelisah dengan Pernyataan Budi Arie

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:28

Dinas Perumahan Harus Bergerak Cepat Tuntaskan Masalah Warga Taman Rasuna

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:16

Naik Motor dari Indramayu, Konten Kreator Ini Semangat Ikut Demo di DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:00

Polri Kumpulkan Donasi Rp12,6 Miliar untuk NTT

Kamis, 27 Agustus 2026 | 03:46

Selengkapnya