Berita

hatta dan amien/net

Politik

Hatta Bertanya kepada Amien, Siapa yang Sebetulnya Berbohong?

SENIN, 02 MARET 2015 | 18:37 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Ditekankan Hatta Rajasa bahwa dirinya hanya mengucapkan selamat kepada presiden terpilih Joko Widodo pada 1 September 2014 di kediaman Surya Paloh, tanpa agenda lain ataupun kesepakatan apapun.

"Dalam pertemuan itu saya didampingi Pak Zul Hasan dan Edi Yosfi. Kami semua berbicara bersama dengan Presiden terpilih Jokowi," kata mantan Ketua Umum PAN itu meluruskan tudingan "Ketum pembohong" dari sesepuh PAN, Amien Rais.

Beberapa saat lalu, lewat media twitter, mantan calon wakil presiden ini kembali melontarkan bantahan. Di Sabtu malam lalu (28/2), Hatta sebetulnya sudah menggelar keterangan pers terkait serangan Amien Rais.


Hatta menekankan bahwa ia terlebih dahulu berbicara dengan sekretaris Koalisi Merah Putih (KMP), Idrus Marham, sebelum memutuskan bertemu Presiden Jokowi.

"Dan Idrus menyampaikan hal tersebut kepada Ketua KMP, Saudara Aburizal Bakrie. Kesimpulannya, kawan-kawan KMP tidak keberatan dan berprinsip bahwa silaturahmi politik harus fleksibel, namun prinsip politik istiqomah," ujarnya.

Tak hanya itu, sepulang dari pertemuan dengan Jokowi, ia pun menyampaikan kepada semua petinggi KMP dari masing-masing parpol anggota tentang hasil pertemuan tersebut agar tidak terjadi kesalahpahaman.

"Hingga saat memimpin PAN, saya tetap konsisten berada di KMP, jadi tidak benar kalau saya dituduh berbohong. Semuanya terbuka dan tidak ada yang ditutup-tutupi, termasuk kepada media yang merilis berita tersebut pada 2 September," jelas Hatta.

"Jika faktanya demikian, izinkan saya bertanya kepada Saudara Amien Rais, siapa sebetulnya yang berbohong? Semoga kebenaran tetap menjadi kebenaran. Semoga Allah SWT meridhoi perjalanan bangsa kita. Wassalamualaikum," tutup Hatta. [ald]

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Jokowi Jadikan PSI Kendaraan Politik demi Melanggengkan Dinasti

Senin, 02 Februari 2026 | 10:15

IHSG "Kebakaran", Sempat Anjlok Hingga 5 Persen

Senin, 02 Februari 2026 | 09:49

Ketegangan Iran-AS Reda, Harga Minyak Turun Hampir 3 Persen

Senin, 02 Februari 2026 | 09:47

Tekanan Pasar Modal Berlanjut, IHSG Dibuka Anjlok Pagi Ini

Senin, 02 Februari 2026 | 09:37

Serang Pengungsi Gaza, Israel Harus Dikeluarkan dari Board of Peace

Senin, 02 Februari 2026 | 09:27

BPKN Soroti Risiko Goreng Saham di Tengah Lonjakan Jumlah Emiten dan Investor

Senin, 02 Februari 2026 | 09:25

Komitmen Prabowo di Sektor Pendidikan Tak Perlu Diragukan

Senin, 02 Februari 2026 | 09:14

Menjaga Polri di Bawah Presiden: Ikhtiar Kapolri Merawat Demokrasi

Senin, 02 Februari 2026 | 09:13

Emas Melandai Saat Sosok Kevin Warsh Mulai Bayangi Kebijakan The Fed

Senin, 02 Februari 2026 | 09:07

Nikkei Positif Saat Bursa Asia Dibuka Melemah

Senin, 02 Februari 2026 | 08:49

Selengkapnya