Berita

suyoto/net

Politik

Jadwal Pemilihan Ketum PAN Dimajukan ternyata Membawa Berkah

SENIN, 02 MARET 2015 | 16:38 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Kongres IV PAN yang digelar di Bali ini sempat berlangsung panas. Bahkan, terjadi insiden lempar kursi sehingga melukai peserta.

Kepada Kantor Berita Politik RMOL petang ini (Senin, 2/3), Ketua DPW PAN Jawa Timur, Suyoto, tak menampik eskalasi dalam Kongres yang dibuka Sabtu kemarin itu sangat tinggi.

"Mungkin karena kandidatnya dua. Walaupun Semarang (Kongres II) itu tinggi, kemudian Batam (Kongres III) juga tinggi. Tapi itu agak berbeda karena Pak Amien Rais memastikan akan tetap berada di PAN, sebagai Ketua MPP. Kalau sekarang tidak," jelasnya.


"Dinamika kali ini tinggi sekali. Tapi alhamdulillah bisa berlangsung dengan baik," sambungnya.

Perdebatan sempat sengit, dia menjelaskan, terkait usulan agar jadwal pemilihan ketua umum dimajukan. Akhirnya disepakati pemilihan ketum baru kemudian pembahasan AD/ART dan rekomendasi.

Dalam pemilihan tadi malam, Zulkifli Hasan keluar sebagai pemenang setelah unggul tipis dari Hatta Rajasa. Zulkifli meraup 292 suara; sedangkan Hatta mendapat 286 suara.

"Tapi ternyata ada blessingnya. Ketika ketua terpilih, sekarang baru bahas AD/ART. Akhirnya semua janji ketua terpilih bisa dimasukkan ke dalam AD/ART dan disesuaikan dengan struktur," ungkapnya.

Karena itu, tidak ada hambatan ketua umum terpilih untuk melaksanakan apa yang menjadi visi-misinya. "Nggak perlu lagi Rakernas atau apa. Jadi ini membawa blessing in disguise. Sekarang (visi-misi) dimasukkan dalam ART. Ini tepat sekali, jadi model baru," ujar Bupati Bojonegoro ini. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

UPDATE

Komisi I DPR: Kisruh Rating IGRS di Steam Picu Kegaduhan

Rabu, 08 April 2026 | 19:50

JK Jangan jadi Martir Pemecah Belah Bangsa

Rabu, 08 April 2026 | 19:41

Narasi Pesimis di Tengah Gejolak Global Ganggu Stabilitas Nasional

Rabu, 08 April 2026 | 19:19

Ulama Dukung Wacana BNN Larang Vape

Rabu, 08 April 2026 | 19:18

KAMMI: Kerusakan Lingkungan Tidak Bisa Selesai di Ruang Diskusi

Rabu, 08 April 2026 | 19:05

WFH Momentum Perkuat Layanan Digital

Rabu, 08 April 2026 | 19:02

Motor Listrik Operasional SPPG Sudah Direncanakan Sejak 2025

Rabu, 08 April 2026 | 19:00

Harus Melayani, Kader PKB Jangan jadi Tamu 5 Tahunan

Rabu, 08 April 2026 | 18:51

JK Minta Jokowi Tunjukkan Ijazah Asli Buat Akhiri Polemik

Rabu, 08 April 2026 | 18:44

7 Menu Warteg Paling Dicari Orang Indonesia

Rabu, 08 April 2026 | 18:42

Selengkapnya