Berita

syahrini/net

Hukum

Datang dengan Diam, Sampai Sekarang Syahrini Masih Digarap Bareskrim

SENIN, 02 MARET 2015 | 12:36 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Sosialita dunia hiburan, Syahrini, datang ke Markas Bareskrim Polri, Jakarta, memenuhi undangan untuk diperiksa sebagai kasus pemalsuan dokumen yang menjerat Ketua nonaktif Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Abraham Samad.

Syahrini yang bernama asli Rini Fatimah Jaelani diperiksa karena diduga memiliki hubungan dekat dengan Feriyani Lim, yang menjadi pelapor kasus pemalsuan dokumen oleh Samad, dan sekaligus jadi tersangka dalam kasus yang sama.

Syahrini diketahui dekat dengan Feriyani Lim lewat foto-foto yang menyebar lewat internet. Pemilik "jambul khatulistiwa" itu pun diketahui pernah memiliki hubungan bisnis dengan Feriyani Lim.


Sedianya, wanita yang kerap menimbulkan kehebohan itu diperiksa pada pekan kemarin, tapi jadwal ditunda dengan alasan kesibukan aktivitas Syahrini.

Berkacamata hitam dan kemeja putih lengan panjang, Syahrini tidak berkomentar sama sekali saat ditanyai oleh wartawan.

Ia hanya tersenyum dan mengucapkan permisi sembari terus berjalan masuk ke dalam kantor Bareskrim didampingi kuasa hukumnya, Hotman Paris Hutapea.

Sejak tiba di Bareskrim pukul 11.25 WIB, Syahrini masih menjalani pemeriksaan sampai berita ini diturunkan. [ald]

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Jokowi Jadikan PSI Kendaraan Politik demi Melanggengkan Dinasti

Senin, 02 Februari 2026 | 10:15

IHSG "Kebakaran", Sempat Anjlok Hingga 5 Persen

Senin, 02 Februari 2026 | 09:49

Ketegangan Iran-AS Reda, Harga Minyak Turun Hampir 3 Persen

Senin, 02 Februari 2026 | 09:47

Tekanan Pasar Modal Berlanjut, IHSG Dibuka Anjlok Pagi Ini

Senin, 02 Februari 2026 | 09:37

Serang Pengungsi Gaza, Israel Harus Dikeluarkan dari Board of Peace

Senin, 02 Februari 2026 | 09:27

BPKN Soroti Risiko Goreng Saham di Tengah Lonjakan Jumlah Emiten dan Investor

Senin, 02 Februari 2026 | 09:25

Komitmen Prabowo di Sektor Pendidikan Tak Perlu Diragukan

Senin, 02 Februari 2026 | 09:14

Menjaga Polri di Bawah Presiden: Ikhtiar Kapolri Merawat Demokrasi

Senin, 02 Februari 2026 | 09:13

Emas Melandai Saat Sosok Kevin Warsh Mulai Bayangi Kebijakan The Fed

Senin, 02 Februari 2026 | 09:07

Nikkei Positif Saat Bursa Asia Dibuka Melemah

Senin, 02 Februari 2026 | 08:49

Selengkapnya