Berita

Politik

Jangan Ada Tekanan, Pemilihan Ketum PAN harus Demokratis

MINGGU, 01 MARET 2015 | 17:35 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Pemilihan Ketua Umum DPP PAN yang akan digelar malam ini di Bali harus berlangsung demokratis. Peserta Kongres IV harus diberi kebebasan dalam menentukan siapa yang akan mereka pilih dari dua calon yang berlaga.

"Jangan ada tekanan. Biarkan mereka apakah memilih Hatta kembali atau tidak," jelas Direktur Center of Strategis Nusantara Studiest (CSNS), Amirullah Hidayat, (Minggu, 1/3).

Kader muda Muhammadiyah ini menyampaikan hal tersebut berkaca dari Kongres sebelumnya. Dalam Kongres di beberapa periode lalu sudah mulai ditradisikan tidak adanya pemilihan ketua umum PAN. "Ini terjadi karena peran Amien Rais yang sangat dominan dan sangat tidak bagus bagi masa depan PAN. karena ini tradisi yang dapat menciptakan mentalitas yang buruk bagi PAN," ujarnya.


Pada waktu pelaksanaan Kongres III di Batam misalnya, langkah politik Amien Rais membuat Soetrisno Bachir kecewa termasuk pendukung Drajad Wibowo yang dipaksa mundur. Sehingga pemilihan berlangsung aklamasi. Menurutnya, hal itu tradisi yang tidak baik bagi PAN dan jangan sampai terulang. dalam Kongres PAN ke-4 di Bali ini.

"Sebab sangat berbahaya bagi masa depan PAN. Jadi seharusnya Amien Rais sebagai tokoh reformasi tidak boleh melakukan tindakan yang mencederai demokrasi dan dalam kongres PAN ke-4 ini seharusnya Amien Rais berada dalam posisi netral tidak berpihak kemanapun," tegasnya.

Apalagi, dia menambahkan, Amien Rais sebenarnya dikenal sebagai tokoh yang mempunyai peran besar dalam menurunkan rezim Orde Baru yang terkenal otoriter. "Makanya masyarakat mengenal PAN juga sebagai partai reformasi. Ini yang harus dipahami oleh peserta kongres PAN dan Amien Rais sendiri," tandasnya. [zul]

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Tak Pandang Bulu, Prabowo Akui Serahkan Dadan ke Kejaksaan

Kamis, 17 September 2026 | 12:29

MGBKI Soroti Isu Pendidikan Dokter Spesialis

Kamis, 17 September 2026 | 12:21

Prabowo Tugaskan Bahlil Bahas RUU Migas, SKK Migas Bisa Bubar!

Kamis, 17 September 2026 | 12:15

MNK Rokan Resmi Jadi Pionir Pengembanga Migas Nonkonvensional Indonesia

Kamis, 17 September 2026 | 12:13

Dasco Pastikan Seluruh Parpol Dilibatkan dalam Pembahasan Lanjutan RUU Pemilu

Kamis, 17 September 2026 | 12:00

Ternyata Prabowo Suka Evidence-Based

Kamis, 17 September 2026 | 12:00

SMEC Perluas Akses Layanan Kesehatan Mata

Kamis, 17 September 2026 | 11:50

Berjalan Beriringan, Operasi PLTP Tak Pengaruhi Situs Waruga di Tomohon

Kamis, 17 September 2026 | 11:43

Optimalisasi Sumur Sepinggan V-7: PHKT Genjot Produksi Migas Lampaui Target

Kamis, 17 September 2026 | 11:35

Prabowo Ungkap Bakal Ada Investasi Besar-besaran Masuk RI

Kamis, 17 September 2026 | 11:19

Selengkapnya