Berita

ilustrasi/net

KAMMI Gelar Aksi Galang #KoinUntukAaustralia di Bundaran HI

MINGGU, 01 MARET 2015 | 06:38 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Gerakan #KoinUntukAustralia yang telah dimulai oleh Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Aceh, kini disebarluaskan oleh Pengurus Pusat KAMMI secara nasional.

Pengurus Pusat KAMMI membuka Posko Nasional yang berlokasi di Jalan Penggalang Raya No. 3 RT 007 RW 03 Palmeriam, Matraman, Jakarta Timur. Adapun untuk sumber informasi, bisa melalui 0852 7300 4259 atau 0812 2712 5386.

Hal itu disampaikan oleh Wasekjen PP KAMMI Arif Susanto saat melangsungkan Aksi Galang #KoinUntukAaustralia di Car Free Day Bundaran HI, Jakarta Pusat, Minggu (1/3) pagi.


"Aksi hari ini serentak dilakukan oleh beberapa KAMMI Daerah se-Indonesia. Ini menegaskan sikap rakyat Indonesia dalam menolak intervensi Australia atas kedaulatan Indonesia dengan kedok bantuan bencana, khususnya kedaulatan hukum Indonesia," kata Arif Susanto.

Koordinator Posko Nasional Romidi Karnawan menyatakan, seluruh kader KAMMI bersama rakyat siap menjadi relawan gerakan #KoinUntukAustralia di setiap pelosok Indonesia.

"Melalui Posko Nasional ini, koin yang terkumpul dari seluruh Indonesia akan kami serahkan kepada Kedutaan Besar Australia, agar tidak ada lagi hutang budi yang membuat Australia merasa berhak mengintervensi kedaulatan hukum Indonesia," ujar dia.

Romidi juga menegaskan sikap KAMMI yang mendesak Perdana Menteri Australia Tony Abbott untuk meminta maaf secara terbuka terkait pernyatannya mengungkit bantuan Tsunami Aceh. Permintaan maaf itu diharap akan meredakan kemarahan rakyat Aceh dan masyarakat Indonesia pada umumnya.

"Jika Abbot enggan meminta maaf, itu artinya selama ini Australia memiliki agenda terselubung dalam setiap bantuan dan aktivitas di Tanah Air. Ini bisa mengancam kedaulatan Indonesia," tukasnya.

Romidi meyakini gerakan #KoinUntukAustralia akan menggugah jiwa nasionalisme dan patriotisme seluruh rakyat Indonesia demi terjaganya kedaulatan bangsa. "Inilah saatnya seluruh rakyat berbuat demi kedaulatan Indonesia," tukasnya. [rus]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

UPDATE

Konflik Agraria di Program Lumbung Pangan

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:59

Riset Advokasi Harus Perjuangkan Kebutuhan Masyarakat

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:36

Hati-hati! Pelemahan Rupiah Juga Bisa Hantam Warga Desa

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:19

Kebangkitan Diplomasi Korporat di Balik Pertemuan Trump-Xi

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:59

Pemkot Semarang Gercep Tangani Banjir Tugu-Ngaliyan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:33

TNI AD Pastikan Penanganan Insiden Panhead Cafe Berjalan Transparan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:12

Mantan Pimpinan KPK Sebut Vonis Banding Luhur Ngawur

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:50

Jokowi-PSI Babak Belur Usai Serang JK Pakai Isu Agama

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:25

Pemkot Semarang Pastikan Penanganan Permanen di Jalan Citarum

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:10

Celios: Prabowo Kayaknya Perlu Dibriefing Ekonomi 101

Minggu, 17 Mei 2026 | 00:54

Selengkapnya