Berita

DELAY LION AIR

Rachmawati: Kemana Dana Asuransi Delay Lion Air Sebesar Rp 1,125 T?

RABU, 25 FEBRUARI 2015 | 08:41 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Politikus senior Rachmawati Soekarnoputri mengingatkan setiap maskapai penerbangan diwajibkan mengasuransikan keterlambatan penerbangan (delay) berdasarkan pasal 1 dan 2 Peraturan Menteri Perhubungan 77/2011 tentang Tanggungjawab Pengangkut Angkutan Udara sebesar Rp 15.000 per penumpang.

Karena itu dia mempertanyakan kemana dana asuransi tersebut saat maskapai Lion Air mengalami delay sehingga ribuan penumpang terlantas pertengahan pekan lalu.

"Akumulasi jumlah penumpang dari tahun 2011-2013 sekitar 75 juta passenger kali Rp 15 ribu didapat Rp 1,125 triliun. Itu hanya untuk maskapai Lion. Pertanyaannya, kemana uang insurance tersebut? Kenapa ada delay harus ditolong Angkasa Pura II membayarkan keterlambatan?" tegas Rachmawati mempertanyakan.


Padahal, ungkap Rachma dalam pesan singkatnya sesaat lalu, (Rabu, 25/2), BUMN tidak dibenarkan mengeluarkan dana tanpa persetujuan DPR dan Presiden. Pemerintah harus mengusut tuntas kasus maskapai milik Wantimpres Rusdi Kirana tersebut. Karena disinyalir ada unsur tindak pidana, khususnya korupsi dana asuransi.

"Jokowi harus berani ambil tindakan tegas, baik kepada menteri maupun owner yang sekarang di Wantimpres dalam rangka menegakkan komitmen berantas korupsi," tegas putri Bung Karno ini. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

UPDATE

Perang di Meja Runding

Kamis, 09 April 2026 | 06:16

Kecanggihan Alat Perang AS-Israel Bisa Dikalahkan

Kamis, 09 April 2026 | 06:04

Polisi di Jateng Dilaporkan Usai Rekam Polwan Mandi

Kamis, 09 April 2026 | 05:36

Tatanan Baru Dunia di Bawah Naungan Syariah Islam dan Khilafah

Kamis, 09 April 2026 | 05:26

Pemuda di Solo Tanam Ganja di Rumah

Kamis, 09 April 2026 | 05:10

Polda Sumsel Pamerkan 1.715 Unit Motor Hasil Curian

Kamis, 09 April 2026 | 04:20

Bandung Masuk 5 Besar Destinasi Wisata Terpopuler di Asia

Kamis, 09 April 2026 | 04:16

Pemprov Jateng Gratiskan Bea Balik Nama Kendaraan Bekas

Kamis, 09 April 2026 | 04:01

Mental Baja di Ujung Kiamat, Iran Tetap Berkata ‘Tidak’

Kamis, 09 April 2026 | 03:30

Jusuf Kalla Tersinggung Berat Omongan Rismon

Kamis, 09 April 2026 | 03:28

Selengkapnya