Berita

Olahraga

Syarat Verifikasi Terpenuhi, BOPI Siap Rilis Rekomendasi ISL 2015

SELASA, 24 FEBRUARI 2015 | 12:36 WIB | LAPORAN:

Ancaman PT Liga Indonesia dan klub-klub ISL untuk mengabaikan rekomendasi Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) ternyata tidak terbukti.

Alih-alih mengabaikan, kemarin sore (Senin, 23/2), PT Liga bersama perwakilan klub-klub ISL justru bersilaturahmi ke kantor BOPI setelah sebelumnya "mengadu" ke DPR. Setelah itu, pertemuan kemudian berlanjut kembali ke gedung DPR.

Usai pertemuan yang difasilitasi Wakil Ketua DPR Bidang Koordinator Kesejahteraan Rakyat Fahri Hamzah, tercapailah kesepakatan tentang kelanjutan kompetisi ISL 2015.


"Kami menetapkan kick-off ISL pada 4 April," kata CEO PT Liga Indonesia Joko Driyono kepada pers. "Soal verifikasi dan lain sebagainya akan dikelola dengan spirit yang bagus."

Ketua Umum BOPI, Mayjen (Purn) Noor Aman, menyatakan bahwa secara prinsip BOPI mendukung keinginan PT Liga tersebut. Namun demikian, ia menegaskan bahwa dukungan BOPI bukan tanpa syarat.

"Prinsipnya, sampai saat ini BOPI belum memberi rekomendasi. Ini masih merupakan komitmen dengan  syarat terpenuhinya  kriteria fundamental sesuai hasil verifikasi yang tetap berlanjut," jelas Noor Aman mengutip siaran pers BOPI, hari ini (Selasa, 24/2).

Menurut Noor Aman, penerbitan rekomendasi masih harus di-back up cooperation agreement yang harus dipersiapkan dengan matang dan komprehensif.

Pernyataan Noor Aman itu sekaligus meluruskan anggapan bahwa BOPI sudah memberikan rekomendasi bagi kompetisi ISL. "Proses verifikasi tetap berlanjut," katanya lagi.

Sementara, Kolonel (Cba.) Iman Suroso, selaku Ketua Tim Verifikasi mengharapkan PT Liga dan klub-klub ISL juga kooperatif melengkapi persyaratan sehingga keinginan melakukan kick-off pada 4 April dapat terwujud setelah BOPI mengeluarkan rekomendasi.[wid]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya