Berita

Sihol Manullang/net

Politik

Informasi dari Relawan, Hanya Fraksi PDIP yang Tak Mendukung Jokowi

SENIN, 23 FEBRUARI 2015 | 10:36 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. PDI Perjuangan diminta jangan jadi oposisi terhadap Presiden Jokowi. Jokowi dengan PDIP adalah suatu kesatuan, tidak ada yang ingin dan tidak ada yang bisa memisahkannya.

"Jokowi itu kan kader PDIP. Mosok kok jadi PDIP sendiri yang beroposisi. Jokowi kader asli PDIP, bukan pendatang baru. Jokowi pun mustahil ada keinginan berpisah dengan PDIP," kata Ketua Koalisi Relawan Jokowi (KRJ) Sihol Manullang di Jakarta Senin (23/2).

Sihol mengungkapkan, sejumlah elemen Relawan, Minggu hingga Senin dinihari (22-23/2) tadi telah mengadakan pertemuan. Dari informasi yang dikumpulkan Relawan, semua fraksi di DPR (kecuali PDIP), akan mendukung keputusan Presiden Jokowi. Jadi sekarang bola ada di kaki PDIP.


"Kami khawatir, sikap PDIP justru dimanfaatkan Koalisi Merah Putih (KMP). Kalau hal itu sampai terjadi, 'bantuan' KMP tidak bisa kita maknai sebagai 'muslihat' yang tulus, sebab mereka mempunyai hitungan politik sendiri," ujar Sihol yang juga ketua umum Barisan Relawan Jokowi Presiden (BaraJP) ini.

Sihol berpendapat, sudah seharusnya PDIP mengawal Jokowi, dan memberi masukan agar tujuan penugasan Jokowi menjadi Presiden RI, dapat tercapai.

"Tanggung jawab PDIP bukan hanya mencalonkan, tetapi juga mengawal, memberi masukan dan memastikan realisasi tujuan," tegasnya lewat rilis yang diterima redaksi.

Dalam pandangannya, di Indonesia banyak hal yang mustahil. Salah satunya adalah 'perpisahan' Jokowi dengan PDIP. "Itu mustahil. Maka PDIP jangan membiarkan kader terbaiknya bertarung sendirian di gelanggang yang penuh muslihat," tutup Sihol.

Puluhan elemen relawan bergabung dalam KRJ, antara lain Barisan Relawan Jokowi Presiden (BaraJP), Kebangkitan Indonesia Baru (KIB), Solodaritas Merah Putih (Solmed), Jokowi Masia (Joman), Srikandi Jokowi, Bara Indonesia, Forum Relawan Jokowi dan masih banyak lagi. [rus]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

UPDATE

Konflik Agraria di Program Lumbung Pangan

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:59

Riset Advokasi Harus Perjuangkan Kebutuhan Masyarakat

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:36

Hati-hati! Pelemahan Rupiah Juga Bisa Hantam Warga Desa

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:19

Kebangkitan Diplomasi Korporat di Balik Pertemuan Trump-Xi

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:59

Pemkot Semarang Gercep Tangani Banjir Tugu-Ngaliyan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:33

TNI AD Pastikan Penanganan Insiden Panhead Cafe Berjalan Transparan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:12

Mantan Pimpinan KPK Sebut Vonis Banding Luhur Ngawur

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:50

Jokowi-PSI Babak Belur Usai Serang JK Pakai Isu Agama

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:25

Pemkot Semarang Pastikan Penanganan Permanen di Jalan Citarum

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:10

Celios: Prabowo Kayaknya Perlu Dibriefing Ekonomi 101

Minggu, 17 Mei 2026 | 00:54

Selengkapnya