Berita

megawati dan jokowi/net

Politik

Berkantor di Bogor, Jokowi Jaga Jarak dari Mega?

MINGGU, 22 FEBRUARI 2015 | 08:53 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Keputusan Presiden Jokowi berkantor di Istana Kepresidenan Bogor membuat Kabinet Kerja tidak efektif. Ditambah, gerak birokrasi dan eksekusi kebijakan juga akan lambat.

"Misalnya, menteri harus rapat di Bogor. Lalu menteri tersebut, setelah pulang dari Bogor, harus juga mengadakan rapat lagi di kementeriannya dengan eselon satu. Artinya, jarak Bogor-Jakarta begitu panjang, hal ini menjadi sangat lambat, dan waktu hanya habis dijalan, dan hal ini tidak sesuai dengan motto Jokowi kerja, kerja, kerja," sebut Direktur Centre For Budget Anggaran (CBA) Uchok Sky Khadafi kepada redaksi, Minggu (22/2).

Saat ini, kata Uchok, banyak pertanyaan publik, kenapa Presiden berkantor di Istana Bogor. Apakah hanya untuk menghindari lawan-lawan politiknya, atau mungkin untuk membuat jarak dengan ketua umumnya di PDIP Megawati Soekarnoputri.


"Padahal, mbak Mega baik lho pak Jokowi, kalau ada maunya. Jadi tidak usahlah di Istana Bogor, kembalilah ke Istana Jakarta," ujar Uchok.

Ia menambahkan, belum lagi untuk 34 menteri ditambah ajudan, ditambah sopir hanya bikin macet, dan bunyi patwal membuat ketenangan masyarakat Bogor terganggu, dan itu hanya bikin budek kuping orang Bogor. (Baca: Demi Penghematan, Jokowi Diminta Berkantor Lagi di Istana Jakarta)

"Untuk itu saya meminta kepada Presiden Jokowi untuk segera pindah dari Istana Bogor ke Istana Jakarta." tandas Uchok. [rus]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

UPDATE

Konflik Agraria di Program Lumbung Pangan

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:59

Riset Advokasi Harus Perjuangkan Kebutuhan Masyarakat

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:36

Hati-hati! Pelemahan Rupiah Juga Bisa Hantam Warga Desa

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:19

Kebangkitan Diplomasi Korporat di Balik Pertemuan Trump-Xi

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:59

Pemkot Semarang Gercep Tangani Banjir Tugu-Ngaliyan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:33

TNI AD Pastikan Penanganan Insiden Panhead Cafe Berjalan Transparan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:12

Mantan Pimpinan KPK Sebut Vonis Banding Luhur Ngawur

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:50

Jokowi-PSI Babak Belur Usai Serang JK Pakai Isu Agama

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:25

Pemkot Semarang Pastikan Penanganan Permanen di Jalan Citarum

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:10

Celios: Prabowo Kayaknya Perlu Dibriefing Ekonomi 101

Minggu, 17 Mei 2026 | 00:54

Selengkapnya