Berita

foto:net

Olahraga

Marciano Norman: Atlet Taekwondo Wajib Berprestasi di Asian Games 2018

RABU, 18 FEBRUARI 2015 | 09:42 WIB | LAPORAN:

Letjen TNI (purn) Marciano Norman secara aklamasi kembali terpilih menjadi ketua umum Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PB TI) masa bakti 2015-2019 pada Musyawarah Nasional (Munas) PB TI ke-8 di Jakarta.

Munas itu diikuti 34 Pengurus Provinsi (Pengprov) TI seluruh Indonesia.

Sebelum terpilih secara aklamasi, rapat pleno Munas PB TI selama dua hari yang dipimpin Andy Harun dari Pengprov TI Kalimantan Timur, telah lebih dulu menjadikan Marciano Norman sebagai calon tunggal, setelah Laporan Pertanggung Jawaban (LJP) diterima dengan baik oleh seluruh peserta sidang.


Dalam sambutannya usai menerima pataka PT TI dari pimpinan sidang, Marciano bertekad untuk membawa taekwondo Indonesia meraih prestasi lebih baik dalam masa empat tahun mendatang. SEA Games 2015 Singapura, Olimpiade 2016 Rio Janeiro, dan Asian Games 2018 adalah target prestasi yang wajib diraih atlet-atlet taekwondo Indonesia.

"Intinya, kita harus banyak belajar dari periode sebelumnya untuk membangun taekwondo Indonesia yang lebih baik dan berprestasi internasional di masa mendatang," ujar Marciano.

Marciano mengakui PB TI masih dihadapkan pada dinamika eksternal yang memang harus segera dicarikan solusi. Untuk itu ia mengajak seluruh masyarakat taekwondo Indonesia untuk kembali bersatu dan membangun soliditas di tubuh taekwondo Indonesia demi kemajuan dan prestasi tersebut.

"PB TI punya PR besar yaitu di SEA Games 2015, Olimpiade Brasil 2016 di mana kita punya keinginan atlet Indonesia untuk bisa tampil di sana. Saat ini sudah ada atlet kita yang poinnya sudah hampir memenuhi untuk tampil di Olimpiade. Selain itu, di Asian Games 2018, di mana Indonesia menjadi tuan rumah, kita juga wajib menunjukkan kebanggaan sebagai tuan rumah dengan keberhasilan taekwondo meraih medali emas," kata Marciano, menjabarkan.

Terakhir, Marciano ingin menjadikan organisasi PB TI yang lebih efektif dan fungsional.

"Saya ingin organisasi operasional taekwondo Indonesia diawali dengan orang yang cinta taekwondo dan selalu berpikir tentang peningkatan prestasi taekwondo Indonesia. Selain itu, saya ingin kepengurusan PB TI empat tahun ke depan lebih ramping tapi lebih efektif dan fungsional," tandasnya.[wid]

 

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

UPDATE

Mengenal Bupati Rejang Lebong M Fikri yang Baru Terjaring OTT

Selasa, 10 Maret 2026 | 06:15

Keterbukaan Informasi Bagian Penting Pelayanan Publik

Selasa, 10 Maret 2026 | 06:03

Wajah Buruk AS Tak Bisa Lagi Dipoles sebagai Polisi Dunia

Selasa, 10 Maret 2026 | 06:02

Bupati Rejang Lebong M Fikri Thobari Dibawa ke Jakarta Usai OTT Pagi Ini

Selasa, 10 Maret 2026 | 05:55

Seret ke Pengadilan Pelaku Pengeboman Ratusan Anak Perempuan di Iran

Selasa, 10 Maret 2026 | 05:39

Bupati Rejang Lebong M Fikri Thobari Kena OTT KPK

Selasa, 10 Maret 2026 | 05:36

Secara Ekonomi AS Babak Belur Gegara Serang Iran

Selasa, 10 Maret 2026 | 05:28

Iran Tak akan Negosiasi dengan AS-Israel Lewat Diplomasi

Selasa, 10 Maret 2026 | 05:24

Fokus Merawat Stabilitas di Tengah Gejolak Harga Minyak Dunia

Selasa, 10 Maret 2026 | 05:18

APBN di Tepi Jurang, Kinerja Purbaya Mulai Dipertanyakan

Selasa, 10 Maret 2026 | 04:42

Selengkapnya