Berita

oesman dan khofifah

MPR dan Kemensos Lakukan Revolusi Karakter

SELASA, 17 FEBRUARI 2015 | 15:25 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) menjalin kerjasa sama dengan Kementeria Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI) mengenai sosialisasi Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.

Kerja sama ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman kerjasama oleh Wakil Ketua MPR Oesman Sapta Odang dengan Mensos Khofifah Indarparawangsa di Gedung Aneka Bakti, Kantor  Kementerian Sosial, Jakarta (Selasa, 17/2).

Oesman mengatakan, Kemensos merupakan lembaga yang pertama kali menyepakati kerjasama dengan MPR untuk melakukan sosialisasi. "Ini merupakan kementerian yang strategis," ujarnya.


Sebagai penanggungjawab sosialisasi, Oesman merasa senang mendapat dukungan dari kementerian itu. Diakui di bawah Khofifah, Kemensoso telah mampu menunjukkan kinerjanya yang bagus. "Selain itu Ibu Khofifah juga mantan ketua tim sosialisasi," ujarnya.

Dikatakan saat ini MPR mulai meningkatkan kecepatannya dalam melakukan pemasyarakatan dan sosialisasi Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. Sosialisasi merupakan amanat Pasal 5 ayat (b) UU 17/2014 tentang MPR, DPR. DPD, dan DPRD.

Oesman melihat bahwa seluruh jajaran pegawai Kemensos dari tingkat pusat hingga daerah yang jumlahnya ribuan memiliki semangat sebagai abdi bangsa dan abdi masyarakat yang memahami dan mengerti kondisi di lapangan. Dengan melibatkan mereka dalam sosialisasi tentu nilai-nilai yang diberikan kepada sasaran akan lebih menginternalisasi.

Sosialisasi menurut Oesman merupakan bentuk penyegaran nilai-nilai kebangsaan. Untuk itu dirinya tidak mau acara yang disepakati itu hanya menjadi seremoni. "Harus menjadi bentuk gotong royong dalam membangun bangsa," imbuhnya.

Ia juga mengatakan bahwa sasaran sosialisasi ini adalah seluruh lapisan masyarakat terutama anak-anak muda. "Sekarang banyak yang lupa maka perlu disegarkan kembali ingatan kepada Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika," tegasnya.

Dalam kesempatan itu Khofifah menuturkan kalau ada Nawa Cita, salah satunya adalah membangun revolusi karakter. Revolusi karakter dalam MPR dilakukan melalui sosialisasi Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. "Seluruh aspek itu semuanya harus kita integrasikan," ujarnya.

Di antara misi dari Kemensos, menurut Khofifah adalah membangun kehidupan yang harmoni. Oleh karena itu dalam kehidupan antaretnis, agama, suku, dan lainnya harus ada harmoni. Untuk membangun karakter bangsa maka sosialisasi yang dilakukan akan sangat terbantu dengan kemitraan berbagai pihak, pusat atau daerah. "Menjalin kerjasama dengan seluruh pihak harus dimaksimalkan," ujarnya.

Diakui Khofifah, kementeriannya bukan hanya di pusat tetapi juga di daerah, ada 13 ribu pendamping Program Keluarga Harapan, ada 30 ribu relawan, kemudian ada Tagana, dan PSKA. "Dengan kerja sama inilah saya berharap akan terbangun revolusi karakter melalui sosialisasi MPR," tandasnya. [rus]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

UPDATE

Konflik Agraria di Program Lumbung Pangan

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:59

Riset Advokasi Harus Perjuangkan Kebutuhan Masyarakat

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:36

Hati-hati! Pelemahan Rupiah Juga Bisa Hantam Warga Desa

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:19

Kebangkitan Diplomasi Korporat di Balik Pertemuan Trump-Xi

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:59

Pemkot Semarang Gercep Tangani Banjir Tugu-Ngaliyan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:33

TNI AD Pastikan Penanganan Insiden Panhead Cafe Berjalan Transparan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:12

Mantan Pimpinan KPK Sebut Vonis Banding Luhur Ngawur

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:50

Jokowi-PSI Babak Belur Usai Serang JK Pakai Isu Agama

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:25

Pemkot Semarang Pastikan Penanganan Permanen di Jalan Citarum

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:10

Celios: Prabowo Kayaknya Perlu Dibriefing Ekonomi 101

Minggu, 17 Mei 2026 | 00:54

Selengkapnya